Breaking News:

Feature

Agus Noor dan Rieke Diah Pitaloka Berbagi Puisi Tentang Pandemi

Pandemi Covid-19 menjelma menjadi awan hitam yang membuat takut masyarakat, tak terkecuali bagi sastrawan Agus Noor dan Rieke Diah Pitaloka.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUN JOGJA/AGUS WAHYU
TANDA TANGAN - Putri penyair WS Rendra, Rachel Saraswati, membacakan satu puisi dari buku kumpulan puisi karya Rieke Diah Pitaloka dan Agus Noor, Senin (22/11/2021). 

Pandemi Covid-19 menjelma menjadi awan hitam yang membuat takut masyarakat, tak terkecuali bagi sastrawan Agus Noor. Di Bantul, penyair berjuluk Pangeran Kunang-Kunang itu berbagi puisi bersama penulis sekaligus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Rieke Diah Pitaloka kepada para pecinta sastra.

KEDUANYA resmi meluncurkan buku kumpulan puisi setebal 114 halaman berjudul 'Cara Menikmati Kenangan dengan Baik'. Acara peluncuran buku kumpulan puisi itu digelar di sebuah kafe yang berada di kawasan Banguntapan, Bantul, Senin (23/11/2021) malam.

Bedah buku berisi kumpulan puisi itu dibuka langsung oleh Agus Noor dan Rieke Diah Pitaloka. Mereka mulai bercerita dan saling memuji karya puisi yang berhasil dibukukan itu.

"Ada sejumlah teman bertanya kepada saya, mengapa saya berkolaborasi dengan politisi? Pertama saya berkenalan bukan melihat statusnya. Saya bisa berteman dengan siapa saja," kata Agus Noor kepada para pengunjung.

Alasan kedua, penyair yang satu ini menganggap puisi merupakan ruang di mana semua orang dapat berinteraksi tanpa memandang status. "Saya kira pusi menjadi ruang pertemuan dan ruang silaturahmi," ucapnya.

Agus Noor menjelaskan bahwa proses pembuatan buku Cara Menikmati Kenangan dengan Baik, dimulai ketika dirinya bersama Rieke Diah Pitaloka merasa ketakutan karena Covid-19 mulai menyebar di Indonesia.
Hampir tiga bulan penulis kelahiran Tegal itu mengurung diri di rumah, sebab ia tak ingin tertular virus Covid-19.

Di sisi lain, sebagai seorang penulis ia dituntut terus produktif melahirkan karya-karya sastra.
"Yang menarik proses ini bagaimana saya cemas menghadapi pandemi. Saya benar-benar takut meniggal. Tiga bulan enggak keluar. Sementara Mbak Rieke keluar rumah terus," jelasnya.

Dari kecemasan itu keduanya menganggap menulis puisi menjadi dukungan moral, menjadi doa sekaligus dukungan psikologis. "Puisi tidak sekadar menjadi refleksi, bahkan menjadi obat," ujar Agus Noor.

Proses kreatif

Dia bercerita, dalam proses pembuatannya, Agus Noor berbalas puisi dengan Rieke Diah Pitaloka melalui pesan singkat Whats App. "Kami saling berkirim puisi. Membangun puisi bersama, memberi masukan. Bagaimana benang merah itu bertema pandemi, kenangan, ketakutan, kecemasan itu kayak ada alurnya," imbuhnya.

Melalui karya itu, Agus Noor berpesan bagaimana di tengah pandemi harus tetap kreatif. Lewat karya kumpulan puisi itu pula dua orang ini dapat menyalurkan energi seni menjadi semacam katup pelepas ketegangan dan kecemasan di saat pandemi.

Rieke Diah Pitaloka pun bercerita, lewat medium puisi menjadikan dirinya mampu mengabadikan kenangan. Aku tak sendiri Seribu tangan seribu mata Budha Seribu tangan katakata Seribu mata katakata. Kwan Kong, Ti Chang Wang Pu Sa, Wi Dou Pu Sa, Ho Tek Cheng Sin. Lafalkan Mahakaruna Dharani.

Begitulah salah satu kutipan puisi berjudul Seribu Tangan Seribu Mata yang ditulis oleh Rieke, saat dirinya menjalani karantina setelah positif Covid-19. Wanita yang dikenal lewat perannya sebagai Oneng di sitkom Bajaj Bajuri ini terpikirkan menulis puisi lantaran ia sempat membayangkan jika dirinya meninggal karena Covid-19, paling tidak ia bisa menulis puisi tentang pandemi dan meninggal sebagai penyair.

“Karya yang berkesan banyak, salah satunya terinspirasi perawat yang meninggal di (RS) Wisma Atlet," jelasnya.
Dalam peluncuran buku itu, hadir pula sejumlah seniman, di antaranya perupa Nasirun, Sri Khrisna Encik, dan beberapa tamu lainnya yang turut membacakan puisi dari buku Cara Menikmati Kenangan dengan Baik. (Miftahul Huda)

Baca Tribun Jogja edisi Kamis 25 November 2021 halaman 01

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved