Breaking News:

Berita Kulon Progo Hari Ini

Resmi Ditetapkan, KSPSI Kulon Progo Terima Kenaikan UMK 2022 Sebesar Rp 1.904.275

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kulon Progo resmi ditetapkan oleh Gubernur DI Yogyakarta sebesar Rp 1.904.275, Jumat (19/11/2021).

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Thinkstockphotos.com
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kulon Progo resmi ditetapkan oleh Gubernur DI Yogyakarta sebesar Rp 1.904.275, Jumat (19/11/2021).

Jumlah tersebut meningkat Rp 99.275 atau setara 5,5 persen dari UMK 2021 sebesar Rp 1.805.000

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KSPSI Kulon Progo, Taufik Rico Khairul Azhar menerima keputusan tersebut meski belum sesuai harapan.

Sebab, saat itu dari KSPSI mengusulkan kenaikan UMK 2022 sebesar 5,7 persen menjadi Rp 1.907.885 dari UMK 2021 sebesar 1.805.000.

Baca juga: UMK 2022 Kulon Progo Resmi Naik 5,5 Persen, Apindo: Semoga Perusahaan Kuat Membayar

Di sisi lain, dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan di angka sekitar 5,2-5,5 persen.

Namun setelah mendapat masukan dari dewan pengupahan setelah musyawarah antara Apindo, KSPSI dan pemerintah disepakati sebesar 5,5 persen menjadi 1.904.275. 

Meski belum sesuai harapan, pihaknya juga harus memikirkan jauh ke depan saat menentukan UMK. 

"Karena apabila tidak hati-hati dalam menentukan UMK akan berdampak kurang baik. Misalnya kalau UMK naik terlalu tinggi maka investor akan lari atau pindah ke daerah lain. Meski pandemi Covid-19 yang belum benar-benar berhenti ini juga menjadi perhatian kita semua," ucapnya saat dihubungi, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: UMP DIY Siap Ditetapkan, UMK Kulon Progo Diusulkan Naik 5,5 Persen

Ia melanjutkan, dengan penanganan Covid-19 yang berjalan baik saat ini, diharapkan diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang baik pula. 

Sesuai prediksi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan akademisi, pertumbuhan ekonomi di 2022 mendatang sebesar 5,2 persen. 

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo, Nur Wahyudi mengatakan dengan adanya kenaikan, maka gap UMK 2022 Kulon Progo tidak terpaut jauh dengan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. 

"Ya walaupun masih di bawah UMK Purworejo tapi gap-nya tidak terlalu jauh. Sehingga Kulon Progo lebih mempunyai daya saing bagi para pekerja dalam mencari kerja," ucapnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved