Mulai Senin Ini Polres Kulon Progo Gelar Operasi Zebra Selama 14 hari

Kepolisian resor (Polres) Kulon Progo mulai melaksanakan operasi zebra progo 2021 selama 14 hari terhitung sejak Senin (15/11/2021) ini. Operasi

TRIBUNJOGJA.COM/ Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini saat menyematkan pita ke seorang petugas ops zebra progo 2021 di Mapolres Kulon Progo, Senin (15/11/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kepolisian resor (Polres) Kulon Progo mulai melaksanakan operasi zebra progo 2021 selama 14 hari terhitung sejak Senin (15/11/2021) ini.

Operasi tersebut bertujuan untuk mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang setiap tahunnya dinilai masih relatif tinggi. 

Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini mengatakan pada operasi tersebut, total ada 140 personil yang dikerahkan.

Baca juga: Tangani 130 Korban Kekerasan Seksual Mahasiswa, Rifka Annisa Dukung Permendikbudristek 30/2021

Ratusan personil yang bertugas tersebut akan mengedepankan edukatif, preemtif dan preventif guna tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar. 

Adapun pemberian edukasi akan menyasar ke komunitas, masyarakat bahkan lingkungan sekolah. 

"Kami juga mengedukasi melalui media sosial (medsos) seperti selebaran, spanduk dan lain-lain. Apalagi laka lantas yang terjadi di Kulon Progo mayoritas karena human eror atau tidak mendahulukan kendaraan yang harus diprioritaskan," kata Fajarini saat memimpin apel di Mapolres Kulon Progo, Senin (15/11/2021). 

Dikatakannya, jumlah laka lantas di Kulon Progo hingga Oktober 2021 ada sebanyak 492 kejadian.

Dengan korban meninggal dunia 62 orang. Kemudian yang mengalami luka berat tiga orang dan luka ringan 787 orang. Sementara untuk kerugian materialnya sebesar Rp 166.500.000

Selain itu, Polres Kulon Progo juga melakukan sejumlah penindakan. Tercatat hingga Oktober 2021, sebanyak 2.522 tilang dan 2.907 teguran.

Kemudian yang diajukan ke Pengadilan Negeri ada 2.477 kasus. Dengan total denda sebesar Rp 484.553.000

Baca juga: Banyak Siswa SD Terdeteksi Covid-19 Saat Swab PCR Acak, Ini Penjelasan Disdikpora Kulon Progo

Dengan demikian, Fajarini mengimbau kepada masyarakat di Kulon Progo untuk meningkatkan kewaspadaannya saat berkendara di jalan. 

Senada, Kasatlantas Polres Kulon Progo, AKP Antonius Purwanta mengatakan angka laka lantas khususnya laka tunggal yang terjadi akhir-akhir ini terbilang cukup tinggi. 

Sehingga pengawasan difokuskan ke titik-titik yang rawan terjadi kecelakaan. 

"Apalagi di jalan yang halus dan menikung yang sering membuat masyarakat terlena," ucapnya. (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved