Sempat Terendam, Genangan Lahan Pertanian Gunungkidul Dilaporkan Sudah Surut

Setelah sempat terendam pasca hujan deras selama beberapa hari terakhir, genangan di lahan pertanian Kabupaten Gunungkidul kini dilaporkan surut

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Lahan pertanian di Girisubo, Gunungkidul yang tergenang air hingga Jumat (12/11/2021) ini. Adapun genangan air dilaporkan sudah surut. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Setelah sempat terendam pasca hujan deras selama beberapa hari terakhir, genangan di lahan pertanian Kabupaten Gunungkidul kini dilaporkan surut.

Informasi ini mengacu pada Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) setempat.

Sekretaris DPP Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan surutnya air kini sudah dialami semua lahan pertanian yang sebelumnya tergenang.

Baca juga: Rumah Rusak Akibat Bencana Alam, Warga Kabupaten Magelang Ajukan Proposal Bantuan ke Dinsos

"Tidak ada kerusakan (tanaman pangan)," kata Raharjo pada Jumat (12/11/2021) malam.

Surutnya genangan mulai dirasakan menjelang sore tadi, diawali dari Kapanewon Gedangsari dan Nglipar. Kemudian menjelang petang, giliran wilayah Semanu dan Girisubo yang surut signifikan.

Berdasarkan dokumentasi yang diberikan Raharjo, genangan air cukup tinggi menimpa sejumlah titik lahan pertanian di Gunungkidul. Genangan muncul sejak hujan mengguyur nyaris tanpa henti pada Rabu (10/11/2021) lalu.

"Mengacu pengalaman sebelumnya, tanaman padi tidak akan mengalami kerusakan kecuali terendam terlalu lama," jelasnya.

Menurut Raharjo, cepat surutnya genangan air di lahan pertanian didukung dengan kondisi alam Gunungkidul. Pasalnya, wilayah ini banyak memiliki gua bawah tanah (luweng), yang mengalirkan air berlebih dari permukaan tanah.

DPP Gunungkidul telah mengeluarkan imbauan pada petani agar meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan ini. Terutama untuk memperhatikan kondisi drainase agar air dapat mengalir lancar.

"Memanfaatkan pompa air juga bisa dilakukan agar genangan di lahan bisa segera surut," kata Raharjo.

Baca juga: Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun Diharapkan Dapat Tekan Kemunculan Klaster Covid-19 di Sekolah

Banjir genangan yang sempat melanda wilayah Pelabuhan Sadeng, Girisubo pun kini sudah dipastikan surut. Hal itu diungkapkan oleh Panewu Anom Girisubo, Arif Yahya.

Menurutnya, sebagian besar warga yang sebelumnya mengungsi ke gedung Pos AL kini sudah kembali ke rumah masing-masing. Hanya tinggal segelintir warga yang masih berdiam di gedung tersebut.

"Terutama lansia dan balita, karena mereka memang diminta untuk tidak kembali dulu mengingat curah hujan masih tinggi," jelas Arif. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved