Gugusan Bukit di Godean-Seyegan Ini Ternyata Gunung Api Purba Berusia Puluhan Juta Tahun!

Gunungapi Purba ini berada di Godean dan Seyegan, atau dikenal pula dengan sebutan Gunung Api Purba Godean.

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM | Setya Krisna Sumarga
Gugusan perbukitan di Godean yang merupakan formasi batuan Gunung Api purba 

Pada umumnya breksi pumis ini sudah lapuk berwarna putih, kuning coklat, dan yang sudah lapuk lanjut menjadi tanah berwarna coklat kemerahan.

Di Dusun Pendekan sebelah barat, breksi pumis bagian bawah nampak masif, dengan tebal keseluruhan lebih kurang 20 m.

Kadang-kadang di dalam breksi pumis dijumpai fragmen litik, berukuran butir rata rata 1 – 3 cm, maksimum 10 cm, berbentuk sangat menyudut seperti ditemukan di Dusun Pendekan pada koordinat 07° 44'31,4” LS - 110° 17'02,5” BT.

Fragmen litik itu berkomposisi andesit, berwarna abu-abu gelap, bertekstur gelas, afanit sampai porfiri halus, dan berstruktur pejal hingga berlubang halus.

Pada bagian atas breksi pumis berselang-seling dengan tuf, dengan tebal perlapisan beragam antara 5 – 30 cm.

Tuf terdiri atas tuf kasar (batupasir tuf) dan tuf halus berwarna merah ungu sedang yang agak lapuk berwarna merah coklat.

Gugusan perbukitan di Godean yang merupakan formasi batuan Gunung Api purba
Gugusan perbukitan di Godean yang merupakan formasi batuan Gunung Api purba (TRIBUNJOGJA.COM | Setya Krisna Sumarga)

Pada lereng timur Gunung Gede tuf membentuk batuan atap (roof pendant) di atas batuan terobosan, dan sebagian masuk sebagai xenolit.

Di kaki timur Gunung Gede tuf kasar merah coklat yang diterobos oleh batuan beku menimbulkan efek panggang pada kontaknya, berwarna hitam dan bersusunan silika juga.

Dari fakta-fakta geologis itu, Sutikno Bronton dkk menyimpulkan, batuan gunung api purba Godean terdiri atas batuan piroklastika yang diterobos oleh batuan beku terobosan.

Batuan piroklastika terdiri atas batulapili pumis, tuf kasar dan tuf halus, yang sebagian sudah terubah utamanya menjadi tuf tersilika dan argilik.

Batuan terobosan diduga membeku di dalam dapur magma atau kantong magma dari Gunung api purba Godean, sehingga dinamakan batuan terobosan semi gunung api.

Berdasarkan penampakan fisik di lapangan diperkirakan paling tidak ada tiga tahap penerobosan. Batuan terobosan tertua keadaannya sudah terubah kuat dan menempati deretan Gunung Gede.

Penerobosan kedua terjadi juga di Gunung Gede, yakni dengan tersingkapnya batuan terobosan basal, yang sudah tersilika sangat kuat.

Penerobosan ketiga membentuk Gunung Berjo, Butak, Gedang, Ngampon, Gunung So dan Bukit + 153 m di sebelah selatan Gunung Gede.

Magmatisme tahap ketiga ini diduga juga menerobos di Gunung Gede dan tersingkap di Dusun Kleben.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved