Breaking News:

Bank BPD DIY Syariah dan Desa Wono Prima Mandiri Dorong Perempuan Pengusaha Bangkit dari Pandemi

Bank BPD DIY Syariah menjalin kerja sama dengan Desa Wono Prima Mandiri yang berbasis di Desa Wonokerto, Kapanewon Turi, Sleman, Rabu (10/11/2021).

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ardhike Indah
Kerja Sama Bank BPD DIY Syariah dengan Desa Wono Prima Mandiri di Desa Wonokerto, Turi, Sleman, Rabu (10/11/2021) untuk mendampingi pelaku usaha terkait ekosistem digital 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bank BPD DIY Syariah menjalin kerja sama dengan Desa Wono Prima Mandiri yang berbasis di Desa Wonokerto, Kapanewon Turi, Sleman, Rabu (10/11/2021).

Kerja sama tersebut berupa pendampingan terkait ekosistem digital, termasuk diantaranya peluncuran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan pemasaran secara daring.

“Saya berharap, pendampingan dari Bank BPD DIY Syariah ini bisa membangkitkan kemandirian anggota Desa Wono Prima Mandiri, khususnya yang berkaitan dengan pemasaran digital,” jelas Siti Mubarokah, Ketua Desa Prima Wono Mandiri kepada Tribun Jogja setelah menandatangani nota kerja sama.

Baca juga: Pelajar Gunungkidul Berkreasi dengan Shibori dan Spring Botanical Ecoprint Sebagai Bahan Pakaian

Desa Wono Prima Mandiri adalah kelompok ekonomi produktif binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DI Yogyakarta.

Anggota yang ada di kelompok tersebut memiliki usaha bermacam-macam, seperti kuliner, perikanan, pertanian, fesyen dan kerajinan.

“Nah, dengan pendampingan Bank BPD DIY Syariah ini, kami bisa memasarkan produk teman-teman melalui satu pintu, yakni Desa Prima Wono Mandiri. Nantinya, Bank BPD DIY Syariah juga membantu mempromosikan melalui media sosial lain,” bebernya.

Siti tidak menampik, perempuan pelaku usaha yang berada di Desa Wonokerto itu masih mengutamakan pembayaran tunai.

Padahal, sistem pembayaran kekinian lebih banyak menggunakan QR Code atau nontunai. Maka dari itu, ketika ada tawaran untuk bekerja sama dengan bank, mereka tidak menolak guna meningkatkan perekonomian mereka juga.

“Terus terang ya, karena di desa ini, kami memberdayakan masyarakat rentan, sehingga dengan kerja sama seperti ini, kami ingin angkat mereka untuk bisa menguasai perubahan zaman,” jelas Siti.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved