Breaking News:

Setahun Status Siaga Merapi, BPBD Klaten Minta Warga di KRB III untuk Selalu Waspada

Satu tahun sudah Gunung Merapi berstatus siaga. Aktivitas gunung pun masih fluktuatif. Warga diminta untuk tetap berhati-hati dalam mengantisipasi

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
dok BPPTKG
Visual Gunung Merapi 24 Oktober 2021 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Satu tahun sudah Gunung Merapi berstatus siaga. Aktivitas gunung pun masih fluktuatif.

Warga diminta untuk tetap berhati-hati dalam mengantisipasi potensi erupsi Gunung Merapi yang masih terjadi.

Status gunung setinggi 2.930 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu resmi dinaikan statusnya oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di Yogyakarta dari waspada ke siaga pada 5 November 2020.

Baca juga: Hamil Anak Pertama, Perempuan di Kulon Progo Ngidam Naik Mobil Dinas Bupati

Meski telah setahun berlalu, aktivitas gunung itu masih sering mengalami erupsi.

Di Kabupaten Klaten, terdapat 3 desa yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) III Gunung Merapi yakni, Desa Balerante, Desa Sidorejo dan Desa Tegalmulyo yang ketiganya masuk wilayah Kecamatan Kemalang.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Rujedy mengatakan jika hingga saat ini situasi Gunung Merapi di Klaten cukup kondusif, meski demikian warga diminta untuk tetap waspada.

"Setahun ini memang sering terjadi fluktuasi aktivitas Gunung Merapi, tapi di Klaten masih cukup kondusif, sebab arah erupsi atau guguran sering ke barat daya dan tidak ke Klaten," ucapnya pada TribunJogja.com, Selasa (9/11/2021).

Menurut Rujedy, aktivitas warga di tiga desa yang masuk wilayah KRB III di Klaten tetap dipantau oleh pihaknya setiap hari.

Bahkan, BPBD Klaten juga sering melaksanakan sambang warga tiap malamnya.

Ia menjelaskan, untuk Tempat Evakuasi Sementara (TES) di tiga desa hingga sekarang masih disiagakan guna mengantisipasi terjadinya erupsi Gunung Merapi.

Baca juga: Wisata Jogja: Inilah 5 Aktivitas Paling Asyik yang Bisa Kamu Lakukan di Waduk Sermo

"Semua bilik yang ada di TES itu masih seperti semula. belum ada yang kita copot. Kasur dan peralatan lainnya juga masih ada, selama status siaga kita masih stand by kan itu," jelasnya.

Kemudian, Rujedy mengimbau warga yang berada di KRB III Merapi Klaten untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah dan jangan termakan hoax terkait status Merapi.

"Pesannya agar selalu waspada dan masyarakat juga mengikuti informasi atau perkembangan merapi melalui saluran resmi," imbuhnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved