Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 400 Paket Sembako di Gereja Katolik Paroki Wates 

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyerahkan bantuan sebanyak 400 paket sembako bagi masyarakat terdampak melalui Tim Pelayanan Ibu Paroki

TRIBUNJOGJA.COM/ Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Yosep Eko Bimo Sutopo selaku bagian kerumahtanggaan TB Kompas Gramedia saat menyalurkan paket sembako dari para pembaca kompas melalui Dana Kemanusiaan Kompas di Gereja Katolik Wates, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (5/11/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyerahkan bantuan sebanyak 400 paket sembako bagi masyarakat terdampak melalui Tim Pelayanan Ibu Paroki Gereja St.Maria Bunda Penasehat Baik Wates, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (5/11/2021).

Bantuan tersebut berasal dari para pembaca harian kompas. 

Yosep Eko Bimo Sutopo selaku bagian kerumahtanggaan TB Kompas Gramedia mengatakan adanya pandemi Covid-19 dan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sangat berdampak pada ekonomi masyarakat. Bahkan ada yang sampai kehilangan pekerjaan. 

Baca juga: Kabar Liga Spanyol: Barca Sepakat dengan Al Sadd SC Pulangkan Xavi ke Camp Nou

Sehingga bantuan tersebut sedikitnya dapat membantu bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Selain di Kulon Progo, bantuan juga diberikan kepada Ikatan Waria Yogyakarta (Iwayo) sebanyak 102 paket, pelaku wisata di Pantai Baron 400 paket dan masyarakat di Gunungkidul sekaligus pelaksanaan vaksinasi. 

"Bantuan selanjutnya akan diberikan ke paguyuban becak di Malioboro," kata Eko usai penyerahan bantuan, Jumat (5/11/2021). 

Sementara itu, Ketua Tim Pelayanan Ibu Paroki Gereja St. Maria Bunda Penasehat Baik Wates, Lydia Widaryati mengucapkan terimakasih atas kepedulian para pembaca Kompas melalui DKK yang telah menyalurkan ratusan paket sembako. 

Baca juga: Pengembang Tol Yogyakarta-Solo Pastikan Benda Cagar Budaya dan Situs Sejarah di Klaten Ini Aman

Rencananya, paket-paket itu akan diberikan bagi kalangan lansia, janda, orang sakit, orang yang menyandang cacat fisik, buruh tidak tetap dan pengangguran akibat pandemi Covid-19. 

"Kami sebagai tim penyalur sangat bersyukur. Semoga bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti sampai disini saja melainkan bisa berlanjut ke depannya. Apalagi 20 persen umat di Gereja Katolik Wates dalam kondisi pra sejahtera," ucapnya. (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved