Breaking News:

Cara Membedakan Nyeri Pinggang Biasa dan Akibat Gejala Sakit Ginjal

Saat mencoba menentukan apakah rasa sakit itu berasal dari pinggang atau ginjal, seseorang harus mempertimbangkan beberapa hal berikut

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
fox.com
ilustrasi 

-sembelit atau diare

-demam

-pusing

-kelelahan

Baca juga: Diabetes dan Darah Tinggi Bisa Picu Penyakit Ginjal, Perhatikan Gejalanya

Tanda-tanda kerusakan atau masalah ginjal yang parah dapat meliputi:

-bau mulut

-rasa logam

-sesak napas

-pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau kaki

-kebingungan

-detak jantung tak teratur

-kram otot

-Penyebab sakit ginjal

Kondisi yang menyebabkan sakit ginjal antara lain:

-infeksi saluran kemih (ISK)

-batu ginjal

-infeksi ginjal

-pembekuan darah di ginjal

-trauma atau cedera pada ginjal

-Sakit punggung

Sakit punggung sangat umum dialami oleh banyak orang.

Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke, sekitar 80 persen orang dewasa akan mengalami nyeri pinggang bawah di beberapa titik selama hidup mereka.

Sakit punggung terjadi sebagai akibat dari masalah yang mempengaruhi otot, tulang, atau saraf di punggung.

Lokasi, tingkat keparahan, dan gejala nyeri pinggang yang menyertainya bervariasi tergantung pada penyebabnya.

Baca juga: Apa Ciri-ciri Ginjal Bermasalah? Ini 13 Gejalanya

Lokasi

Sakit pinggang bisa terjadi di bagian pinggang mana saja.

Namun, kebanyakan orang mengalami rasa sakit di pinggang bagian bawah.

Jenis dan tingkat keparahan nyeri

Gerakan tubuh tertentu dapat memicu atau memperburuk nyeri otot, yang intensitasnya dapat berkisar dari ringan hingga berat dan dapat berfluktuasi sebagai respons terhadap peregangan.

Orang dengan nyeri saraf mungkin mengalami sensasi terbakar atau menusuk yang menjalar ke area tubuh lainnya.

Linu panggul adalah bentuk nyeri saraf yang mempengaruhi pinggang.

Orang mengembangkan linu panggul ketika saraf linu panggul menjadi terjepit atau tertekan, yang menyebabkan rasa sakit yang membakar di pinggang bawah yang menyebar melalui bokong.

Nyeri tulang dapat disebabkan oleh patah tulang belakang atau bentuk tulang belakang yang tidak teratur.

Jenis rasa sakit ini datang tiba-tiba.

Nyeri tulang berkisar dari sedang hingga berat dan biasanya memburuk sebagai respons terhadap gerakan.

Gejala penyerta

Gejala lain yang mungkin menyertai sakit pinggang meliputi:

-sakit atau kaku di sepanjang tulang belakang

-rasa sakit yang tajam dan menusuk di leher

-merasa sulit untuk berdiri tegak karena nyeri atau kejang otot

-kesulitan berjalan

-mati rasa atau kesemutan di pinggang yang menyebar ke anggota badan

-kelemahan pada satu atau kedua kaki

-ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih

-kehilangan kendali atas buang air kecil

-diare atau sembelit

Penyebab sakit pinggang

Ketegangan otot atau ligamen di punggung adalah penyebab umum sakit pinggang.

Orang dapat meregangkan pinggang karena mengangkat terlalu banyak beban, atau menggunakan teknik mengangkat yang salah.

Penyebab lain sakit pinggang dapat meliputi:

-postur tubuh yang buruk

-berdiri atau duduk untuk waktu yang lama

-kejang otot

-ketegangan otot

-cedera pada punggung, seperti patah tulang atau jatuh

-cakram yang rusak, terkilir, atau pecah

-kelengkungan tulang belakang yang tidak normal

-tumor

Kondisi medis yang dapat menyebabkan sakit pinggang meliputi:

-penyakit radang, seperti radang sendi dan spondilitis

-osteoporosis

-herpes zoster

-kanker tulang belakang

-infeksi

-sindrom cauda equina, yang mempengaruhi saraf di dasar sumsum tulang belakang

-aneurisma aorta perut

-endometriosis

Kapan harus ke dokter?

Seseorang dapat mengobati nyeri pinggang ringan di rumah dengan istirahat dan meminum obat pereda nyeri yang dijual bebas.

Namun, orang harus menemui dokter untuk rasa sakit yang diakibatkan oleh cedera traumatis.

Selain itu, seseorang dengan gejala batu ginjal atau infeksi ginjal harus menemui dokter untuk berkonsultasi.

Seseorang juga harus mencari perhatian medis untuk salah satu gejala berikut:

1. nyeri persisten atau parah yang tidak membaik setelah istirahat

2. sakit pinggang yang semakin parah seiring waktu

3. rasa sakit, mati rasa, atau kesemutan yang menjalar ke kaki atau ke lengan

4. kesulitan berjalan atau berdiri

5. pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau kaki

6. penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

7. masalah kandung kemih atau usus tiba-tiba

8. demam

9. detak jantung tak teratur

10. sesak napas (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved