Berita Kota Yogya Hari Ini

Pariwisata Bergeliat, Pertumbuhan Ekonomi Kota Yogya Capai 11,8 Persen

Pertumbuhan perekonomian Kota Yogyakarta yang menyentuh 11,8 persen disebut melampau rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia secara nasional. 

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Pixabay.com / Gerd Altmann
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Mulai bergeliatnya aktivitas masyarakat seiring penurunan kasus Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir, membuat laju perekonomian Kota Yogyakarta mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. 

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan, hingga kini, pertumbuhan ekonomi kota pelajar menyentuh 11,8 persen.

Angka tersebut, imbuhnya, melampau rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia, secara nasional. 

Ia pun tak menampik, mulai meningkatnya okupansi hotel sebagai dampak dibukanya deretan destinasi wisata di DI Yogyakarta, jelas mempengaruhi pertumbuhan ekonomi wilayahnya.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Sekati YK Ing Mall 

Praktis, momentum ini, wajib dijaga. 

"Pertumbuhan ekonomi kita sekarang cukup jauh, di atas  nasional. Sudah 11,8 persen. Semoga meningkat, atau minimal bertahan," katanya, Minggu (24/10/2021). 

Menurutnya, tren positif ini berkat sinergitas yang baik, antara Pemkot Yogyakarta dan seluruh warga masyarakat, dalam mengatasi pandemi.

Hasilnya, sektor kesehatan tertangani, dan perekonomian perlahan tumbuh. 

"Kalau sudah dirasakan, tentu mereka percaya. Maka, ayo bersama kita jaga. Seperti di Malioboro itu, sudah mulai bagus, nggak pakai masker ditegur," tambahnya. 

"Artinya, sekarang kesadaran semakin meningkat, karena mereka (pelaku usaha Malioboro) juga berkepentingan menjaga kawasannya, agar tetap kondusif, sehingga perekonomian bisa bertumbuh," lanjut Haryadi. 

Baca juga: DPRD Kota Yogyakarta Akan Perkuat Infrastruktur Penunjang Perekonomian Berkaitan dengan Pariwisata

Orang nomor satu di kota pelajar itu optimis, jika sinergi mumpuni ini bisa terus dijaga, pertumbuhan ekonomi pun bakal semakin terkerek naik di kemudian hari. 

Terlebih, Kota Yogyakarta saat ini mulai mengembangkan pariwisata berbasis budaya, dengan tiga hal penekanan.

Yakni, what to see, what to eat, dan what to buy, agar wisatawan terdorong membelanjakan uangnya. 

"Makanya, saya optimis ya, ini bisa meningkat lagi, karena ukurannya (pertumbuhan ekonomi) kan tahunan. Nah, kita jaga tren positif ini sebaik-baiknya, dengan jangan lupa  protokol kesehatannya," tegas Haryadi. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved