UGM Segera Gelar Kuliah Luring Secara Penuh Ketika Kasus Covid-19 Turun Drastis
Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai melaksanakan kuliah luring terbatas sejak Senin (18/10/2021) lalu. Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Pihaknya sudah melakukan beberapa kali pelatihan bagi dosen dan tendik dalam penyiapan PTM Terkendali.
“Saya kira ini kuliah bauran memiliki tantangan tersendiri dengan jumlah mahasiswa kita yang cukup banyak menyiapkan SDM baik Dosen dan Tenaga Kependidikan agar PTM ini sesuai dengan prokes,” kata Budi dalam dialog dengan rektor.
Baca juga: Masih Ditemui Kerumunan, Disdikpora DIY Minta Sekolah Bentuk Agen Perubahan Perilaku
Untuk menunjang kegiatan perkuliahan secara luring dan daring, pihaknya juga sudah menyiapkan teknologi kamera pendukung yang nantinya kamera akan mengikuti arah gerak dosen di dalam kelas.
“Namun, setiap dosen punya gaya berbeda dalam mengajar, ada yang suka fokus kamera di papan tulis, atau tetap duduk dengan menulis di platform,” katanya.
Menurutnya, prinsip dasar perkuliahan bauran ini faktor kesehatan dan keselamatan menjadi aspek yang paling diutamakan. Oleh karena itu, pihaknya melakukan survei kesediaan dosen untuk mengajar secara luring.
“Sekitar 75 persen dosen mau ikut luring,” katanya.
Salah satu dosen di FKKMK UGM, dr Eggi Arguni PhD menuturkan, kuliah luring di FKKMK akan mulai dilaksanakan pada bulan November 2021.
Namun demikian, mahasiswa yang diperbolehkan ikut kuliah luring terbatas tersebut sementara ini hanya untuk mahasiswa angkatan 2020 dan 2021.
Adapun kegiatan praktikum sudah mulai dilakukan secara terbatas dengan kapasitas penggunaan ruangan hanya separuhnya saja. (Ard)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kampus-ugm-dokist.jpg)