Breaking News:

Masih Ditemui Kerumunan, Disdikpora DIY Minta Sekolah Bentuk Agen Perubahan Perilaku

Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) jenjang SMA/SMK di DI Yogyakarta telah berlangsung hampir empat pekan.

dok.istimewa
ilustrasi berita pendidikan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) jenjang SMA/SMK di DI Yogyakarta telah berlangsung hampir empat pekan.

Dari hasil evaluasi sementara, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY memberikan sejumlah catatan.

Salah satunya masih ditemui kerumunan siswa di lingkungan sekolah terutama saat jam pulang sekolah.

Baca juga: Pemkab Magelang Beri Penghargaan Krenova untuk Dorong Kreativitas dan Inovasi Masyarakat

"Biasanya masih ada kerumunan, anak harusnya langsung pulang itu tidak langsung pulang. Karena mungkin lama nggak ketemu kan, jadi yang kita evaluasi kerumunan siswa-siswa itu," terang Wakil Kepala Disdikpora DIY Suhirman, Rabu (20/10/2021).

Karenanya, untuk meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan di lingkungan sekolah, Disdikpora DIY meminta sekolah-sekolah untuk membentuk agen perubahan perilaku baik di kalangan guru maupun siswa.

"Karena PTM terbatas butuh pengamatan cermat dari kita maka kita minta sekolah untuk membentuk (agen perubahan perilaku," jelasnya.

Agen tersebut bertugas untuk melakukan pengawasan dan memperingati jika ada warga sekolah yang tidak menaati protokol kesehatan.

Baca juga: Korban Tabrak Lari yang Meninggal di Sleman Merupakan Anak Tunggal, Keluarga Sangat Terpukul

Selain itu, Disdikpora DIY juga telah menerjunkan dokter-dokter muda yang disebar ke 50 sekolah.

Dokter tersebut memberikan edukasi terkait pencegahan penularan Covid-19 kepada para siswa.

"Dan kita memantau dibantu beberapa dokter untuk terjun ke sekolah itu," paparnya.

Menurutnya, sebagian besar sekolah jenjang SMA/SMK di DIY telah menggelar pembelajaran tatap muka. 

Hanya segelintir sekolah saja yang belum karena cakupan vaksinasinya masih di bawah 80 persen atau belum memenuhi persyaratan yang ditentukan Disdikpora DIY.

"Hanya 1-2 saja sekolah saja yang tidak (menggelar PTM). Kalau ada yang belum siap karena memang kita tidak mengizinkan," tuturnya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved