PPKM Turun ke Level 2, Warga Sleman Diminta Jangan Lengah
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sleman turun menuju level 2. Sejumlah kelonggaran diberlakukan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sleman turun menuju level 2. Sejumlah kelonggaran diberlakukan.
Di antaranya bakal menambah lebih banyak sampel sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. Meski lebih longgar, Dinas Kesehatan meminta masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.
"Masyarakat kami imbau tetap patuh protokol kesehatan. Jangan lengah. Sudah turun levelnya, kita merasa sudah aman gitu, jangan sampai seperti itu," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Sleman, Novita Krisnaeni, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Tak Ada Tambahan Kasus Baru Covid-19, PPKM di Kota Magelang Turun ke Level 2
Ia menyebut, ada beberapa parameter yang menjadikan PPKM di Sleman akhirnya bisa turun ke level 2.
Di antaranya, kapasitas transmisi kapasitas respon dan vaksinasi. Indikator kapasitas transmisi melihat jumlah kasus per 100.000 penduduk dalam satu pekan, kemudian kasus yang meninggal per 100.000 penduduk dalam satu pekan, dan keterisian tempat tidur atau Bed occupancy Rate (BOR).
Lalu kapasitas respon dilihat dari kecepatan melakukan 3 T (tracing, testing dan treatment).
Sementara untuk cakupan vaksinasi, di level 2 minimal sudah mencapai 50 persen. Kalau level 1 minimal sudah 70 persen.
Baca juga: Sekitar 90 Persen SD dan SMP di Kulon Progo Diizinkan Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Kabupaten Sleman saat ini sudah turun ke level 2. Sejumlah kegiatan boleh dilakukan, di antaranya kumpul-kumpul.
"Kumpul-kumpul boleh tapi tetap menjaga jarak dan tetap dilihat kumpul-kumpulnya itu kapasitas tempat harus tetap diatur," kata Novita.
Ia kemudian kembali menekankan supaya masyarakat jangan lengah. Penurunan level ini menurutnya tetap harus dibarengi dengan pelaksanaan 3M.
Memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau memakai hand sanitizer dan menjaga jarak.
Sebagaimana diketahui, hingga saat ini total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sleman sebanyak 54.446 kasus. Dari jumlah tersebut, 2.395 orang meninggal dunia, dan 51.811 dinyatakan sembuh.
Angka kesembuhan ini mencapai 95.91 persen. (rif)