Kabupaten Sleman

DPD PAN Sleman Lantik 17 Pengurus DPC

DPD PAN Sleman melantik 17 pengurus DPC tingkat Kapanewon se Sleman yang dilaksanakan di Kantor DPD PAN Sleman, Minggu (17/10/2021) pagi.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Suasana pelantikan 17 pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat Kapanewon se Sleman yang dilaksanakan di Kantor DPD PAN Sleman, Minggu (17/10/2021) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua DPD PAN Sleman, dr. Raudi Akmal memberikan instruksi khusus pada kader partainya untuk lebih jeli dan kreatif dalam membuat gebrakan dan program yang dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Raudi saat pelantikan 17 pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat Kapanewon se Sleman yang dilaksanakan di Kantor DPD PAN Sleman, Minggu (17/10/2021) pagi.

"PAN harus benar-benar dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh masyarakat. Maka dari itu, tidak ada libur atau hanya menunggu momen politik. Kita harus hadir di setiap waktu dan keadaan," ungkap Raudi saat diwawancarai usai pelantikan.

Raudi menuturkan, konsentrasi membantu masyarakat adalah tugas politik yang hukumnya wajib bagi seluruh kader partainya.

Baca juga: Ground Breaking Kantor DPD PAN Sleman, Mumtaz Rais Berharap Kinerja Konsolidasi Kader Meningkat

Terlebih di masa pandemi Covid-19, rakyat lebih membutuhkan dari sekedar bantuan momentum, melainkan uluran tangan secara kontinyu agar bisa bertahan dan bangkit.

Ketika disinggung berapa target pada pemilu 2024, Raudi menyebut partai berlambang matahari itu akan menambah target kursi minimal 10 kursi.

Selain target kursi, penambahan jumlah suara juga menjadi target wajib yang harus bisa diraih pada ajang pemilu mendatang.

Untuk itu Raudi meminta para kadernya untuk berani keluar dari zona nyaman dan berkolaborasi.

Berangkat dari perkembangan zaman serta adanya bonus demografi, keberadaan pemilih milenial menjadi target selanjutnya yang harus digaet.

"Tidak hanya pada pemilih atau tokoh-tokoh senior, kader harus berani collabs dengan para milenial. Bonus demografi ini akan sangat jadi positif jika dikelola dan diarahkan dengan baik," terang Raudi.

Dalam menyongsong keberhasilan pada pemilu 2024, berbagai lini penentu pemenangan juga menjadi perhatian Raudi.

Satu di antaranya keberadaan Badan Saksi Nasional (BSN) yang kuat dan terlatih yang ditempatkan di masing-masing tempat pemungutan suara.

"BSN ini nantinya juga akan menjadi salah satu langkah pemenangan PAN mulai dari tingkat terbawah. Karena mereka tentunya telah melewati serangkaian tes ketat," kata Raudi.

Baca juga: DPD PAN Kabupaten Sleman Gelar Vaksinasi Covid-19 Ketiga Kalinya, jadi Agenda Bulanan Partai

Sementara, Anggota DPR RI Fraksi PAN Ibnu Mahmud Bilaludin dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta yang hadir dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar setiap DPC menjadi garda terdepan yang berkualitas.

DPC ditegaskan Ibnu, harus mampu menerjemahkan program dan visi misi partai menjadi program konkrit dan tidak hanya menjadi sumbu pendek.

"Untuk mewujudkan hal itu, dalam setiap DPC harus kuat. Strukturnya harus kuat, jangan hanya satu dua orang. Dengan begitu, penetrasi program partai bisa tercapai di setiap wilayah," tambah politisi yang menggantikan posisi Hanafi Rais tersebut.

Senada dengan Ibnu dan Raudi, Ketua DPW PAN DIY, Suharwanta yang menyebut target tambahan minimal 10 kursi tersebut untuk menyokong tambahan dua kursi di DPR RI.

Untuk itu dirinya meminta semua elemen partai harus totalitas dalam mencapai target tersebut.

"Itu (tambahan kursi) hasil rapat kami (DPW). Maka kita minta komitmen penuh dan semua saling bekerja keras. Soalnya hasil di DIY nantinya akan jadi etalase PAN Nasional," pungkas Suharwanta. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved