Breaking News:

Kota Yogyakarta

Binda DIY Jemput Bola, Sisir Pelaku Ekonomi di Malioboro yang Belum Tervaksin

Ratusan pelaku ekonomi di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, jadi sasaran program vakinasi Covid-19 door to door yang dilangsungkan Binda DIY.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Seorang pedagang asongan di Malioboro tengah menerima suntikan vaksin Covid-19, Kamis (14/10/21). 

TRIBUNJOGJA.COM - Ratusan pelaku ekonomi di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, jadi sasaran program vakinasi Covid-19 door to door yang dilangsungkan Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) DIY, Kamis (14/10/2021). 

Koordinator Vaksinasi Binda DIY, AKBP Sugiyono berujar, pihaknya memang sengaja mengejar penyelesaian proses vaksinasi di Malioboro, agar geliat objek wisata unggulan kota pelajar itu, dapat pulih seperti sedia kala. 

Ia tak menampik, dalam kesempatan tersebut, sebagian besar menerima injeksi dosis kedua, setelah memperoleh dosis pertama pada September lalu.

Saat itu, vaksinasi dilaksanakan pula dengan skema door to door.

Baca juga: BINDA DIY Turun ke Ladang Suntikkan Vaksin ke Petani

"Namun, hari ini masyarakat yang belum tervaksin sama sekali pun kita layani juga, terutama yang bukan warga Yogya, tapi aktivtasnya di Malioboro," ujarnya. 

"Kita sasar semua, supaya secepatnya tervaksin secara keseluruhan. Jadi, Malioboro pun semakin aman, dan nyaman, untuk dikunjungi," tambah Sugiyono. 

Terang saja, mulai dari tukang becak, pedagang asongan, sampai kaki lima, antusias mengikuti kegiatan itu.

Total, Binda DIY menyediakan 120 dosis vaksin sinovac, yang didistribusikan di Malioboro dalam satu hari. 

"Akan terus kita laksanakan sampai benar-benar beres, sampai cakupan vaksin DIY menyentuh 100 persen. Baik dosis pertama, maupun kedua. Sesuai target, harapanya, Desember nanti bisa terselesaikan," cetusnya. 

Baca juga: Mulai September, Binda DIY akan Vaksinasi Covid-19 50 Ribu Dosis Per Bulan

Salah satu pedagang makanan tradisional di kawasan Malioboro, Dadan, mengapresiasi program yang diinisiasi Binda DIY itu.

Pasalnya, dengan jemput bola, ia tidak perlu libur berdagang guna mendapat akses vaksin

"Ini dosis kedua. Kemarin dosis pertamanya sudah, pas pulang kampung ke Tasikmalaya. Nah, tadi itu ditawari vaksin, kebetulan tanggalnya pas," jelasnya. 

"Tentu bersyukur banget, karena bisa sambil dagang ini, nggak perlu kemana-mana, langsung suntik di tempat. Teman-teman juga antusias itu," tambah pria yang berdomisili di Gondomanan tersebut. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved