Percepatan Vaksinasi di DI Yogyakarta Tak Terkendala Stok Vaksin
Satgas Percepatan Vaksinasi Covid-19 di DI Yogyakarta memastikan bahwa ketersediaan vaksin di wilayah ini masih mencukupi di tengah upaya
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satgas Percepatan Vaksinasi Covid-19 di DI Yogyakarta memastikan bahwa ketersediaan vaksin di wilayah ini masih mencukupi di tengah upaya percepatan yang dilakukan.
"Akhir-akhir ini Kemenkes (Kementerian Kesehatan) selalu memenuhi stok vaksin," jelas Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi Covid-19 DIY, Sumadi.
Berdasarkan data dari Kemenkes, stok vaksin di DIY per 9 Oktober 2021 lalu adalah sebesar 1.425.894 dosis.
Sebelumnya Pemda DIY telah menerima kiriman sekitar 3 juta dosis vaksin dan sebanyak 1,9 juta dosis telah digunakan.
Baca juga: Sebanyak 3 Juta Warga di DI Yogyakarta Akan Tuntas Vaksinasi Covid-19 Awal 2022
Adapun rata-rata dosis vaksin yang disuntikkan selama sepekan terakhir adalah sekitar 38 ribu perhari.
Lebih jauh, Sumadi juga mengoptimalkan tenaga vaksinator untuk mendukung percepatan. Berbeda seperti dulu, saat ini vaksinator tak lagi mengurus hal-hal administrasi.
"Sementara untuk yang urusan administrasi kita berdayakan yang PNS-PNS khususnya yang baru. Jadi tenaga teknis medis itu hanya khusus untuk vaksinator dan verifikasi calon penerima vaksin," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Aji mengaku telah meminta Dinas Kesehatan DIY untuk terus berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan agar percepatan tak terkendala stok vaksin.
Baca juga: Anggaran Dropping Air Bersih Menipis, BPBD Gunungkidul Siapkan Langkah Antisipasi
Pemda DIY perlu memastikan agar stok vaksin harus terus digunakan agar pusat rutin melakukan pengiriman.
"Jangan sampai kehabisan stok, itu kita komunikasi terus dengan Kemenkes. Kemenkes tidak pernah berhenti ngirim stok. Tempat penyimpanan juga sudah dikembangkan di Dinkes," jelas Aji.
Selain memiliki sekitar 1.300 tim vaksinator, Pemda DIY juga dibantu oleh sumber daya yang dimiliki TNI dan Polri.
"1.300 an tim vaksinator itu kalau dioptimalkan saja bisa 40 ribu dosis perhari," jelasnya. (tro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)