Breaking News:

Program Bantuan PKL Diresmikan Jokowi, Ratusan PKL Malioboro Dapat Dana Rp 1,2 Juta

Sedikitnya 300 pedagang kaki lima yang biasa berjualan di kawasan Malioboro memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp 1,2 juta dari pemerintah pusat

TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat mengunjungi Malioboro, Sabtu (9/10/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya 300 pedagang kaki lima yang biasa berjualan di kawasan Malioboro memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp 1,2 juta dari pemerintah pusat.

Program penyaluran bantuan yang menyasar 1 juta PKL di seluruh Indonesia tersebut diresmikan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Malioboro pada Sabtu (9/10/2021).

Ketua Koperasi Paguyuban PKL Tri Dharma, Rudiarto menuturkan, bantuan dari Jokowi diperuntukkan bagi pedagang yang sama sekali belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

Baca juga: Jokowi di Malioboro Canangkan Program Penyaluran Bantuan Tunai PKL dan Warung Kecil di Indonesia

"Syaratnya yang pernah dapat BLT tidak akan dapat lagi. Tapi yang belum pernah mendapatkan ini direncanakan akan mendapat," terangnya, Sabtu (9/10/2021).

Rudi merinci, dari total 3.000 anggota koperasi Tri Dharma, sebanyak 907 diantaranya diusulkan untuk menerima bantuan.

Nantinya, pihak TNI dan Polri akan melakukan verifikasi untuk memastikan bahwa calon penerima bantuan memenuhi segala persyaratan yang ditentukan.

"Sementara ini waktu di launching baru ada 300 an yang terverifikasi berhak menerima bantuan. Itu gabungan ya, untuk seluruh PKL, warung kecil, lesehan, di Malioboro," bebernya.

Lebih jauh, Rudi berharap dengan kedatangan presiden ke kawasan Malioboro dapat meneguhkan citra Malioboro sebagai kawasan yang aman sehingga aktivtias perekonomian di wilayah ini dapat kembali normal.

Terlebih sebagian besar pedagang di kawasan ini telah menjalani vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Kunjungi Sleman, Jusuf Kalla Resmikan Sentra Vaksinasi Nasional Dua Juta Dosis

"Harapannya kepada pengunjung silahkan datang ke Malioboro," bebernya.

Tak hanya pedagang, pengemudi becak motor dan kayuh pun juga diusulkan menerima bantuan.

Komandan Satgas Paguyuban Becak Yogyakarta, Heru Santoso menjelaskan, paguyubannya beranggotakan 2.540 pengemudi becak. Seluruh anggota paguyuban tersebut diusulkan untuk mendapat bantuan.

"Kami sudah memasukkan data semua nanti untuk yang keluar bantuan kita belum tahu," jelasnya. (tro) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved