Uji Coba PTM Terbatas Mulai Dilaksanakan di Bantul: Seminggu Dua Kali, Sehari Hanya 2 Jam Pelajaran
Wakil Bupati Bantul juga menilai bahwa guru dan siswa telah memahami pentingnya menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Sekali lagi ia menegaskan bahwa dalam pelaksanaan PTMT, sekolah harus menerapkan ketentuan yakni, dalam seminggu digelar dua kali PTMT, dalam satu hari hanya ada dua jam pelajaran.
Kemudian siswa yang mengikuti PTM maksimal hanya 50 persen dari kapasitas kelas dan mata pelajaran yang diajarkan adalah mata pelajaran yang mengalami kendala jika dilakukan hanya melalui pembelajaran secara daring.
Anang, salah satu siswa kelas V SD 1 Blunyahan, mengaku gembira dengan diterapkannya PTMT ini.
Pasalnya ia sudah merasa bosan selama hampir dua tahun harus bersekolah secara daring, terlebih dirinya terkadang mengalami kesulitan saat menerima pelajaran secara daring.
"Senang, bisa ketemu teman, bisa belajar satu kelas lagi. Kalau di rumah terus bosan," ujarnya.
Ia pun memahami untuk selalu memakai masker selama berkegiatan di sekolah, termasuk menjaga jarak dan mencuci tangan.
Anang berharap pandemi Covid-19 segera berakhir dan bisa kembali sekolah lagi seperti sebelum terjadi pandemi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ptm-di-sd-blunyahan-bantul.jpg)