Breaking News:

Sehat Tak Selalu Harus Mahal, Mahasiswa KKN Ajak Perkuat Imunitas dengan Tanaman Obat Keluarga

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Uiversitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 170 ajak warga untuk mempertahankan imunitas tubuh di tengah pandemi covid-19

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
IST
Lemon, merupakan salah satu sumber vitamin C yang baik bagi kesehatan, terutama untuk meningkatkan daya tahan tubuh 

TRIBUNJOGJA.COM – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Uiversitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 170 punya cara jitu untuk ikut membantu memperkuat ketahanan warga dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Mereka fokus pada masalah kesehatan, utamanya cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh warga.

Untuk mewujudkannya, mereka tidak memberikan produk obat-obatan kemasan yang tersedia di pasaran yang hanya bisa ditebus sekian rupiah. Namun, mereka mengajak warga untuk memanfaatkan potensi lokal yakni dengan mengoptimalkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sehingga tak harus merogoh kocek terlalu banyak untuk mendapatkan kesehatan.

Mereka yakin bahwa untuk sehat sebenarnya tidak perlu mahal. Sebaliknya, sakitlah yang sungguh mahal.
Oleh sebab itu, mencegah jauh lebih baik, daripada menunggu sampai harus diobati.

Itulah salah satu alasan kenapa mereka merancang program penguatan peran Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk mewujudkan masyarakat yang kuat, sehat dan berdaya serta mandiri.

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS Kelompok 170 saat melaksanakan kegiatannya
Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS Kelompok 170 saat melaksanakan kegiatannya (Dok)

Adapun kegiatan KKN tersebut dilaksanakan belum lama ini di Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Mereka melakukan sosialisasi potensi-potensi sumber daya alam yang ada di sekitar mereka yang jika dimaksimalkan akan memberikan hasil yang luar biasa.

Contohnya adalah empon-empon.

Tanaman yang beberapa di antaranya tumbuh liar tersebut, selama ini mungkin dipandang sebelah mata. Kemudian baru dicari hanya jika membutuhkannya saja. Tentu manfaatnya akan berlipat ganda jika warga mulai membudidayakan tanaman obat di masing-masing rumah, atau di lahan-lahan kosong yang ada di sekitar.

Jika produknya banyak, bukan tidak mungkin hal ini akan memberikan keuntungan finansial lewat usaha kecil yang fokus pada produksi herbal.

Usung Program 'Leseria'

Pemanfaatan lemon dan serai atau sereh untuk minuman kesehatan tradisional 'Leseria'
Pemanfaatan lemon dan serai atau sereh untuk minuman kesehatan tradisional 'Leseria' (Dok)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved