Pemda DIY Dekatkan Layanan Vaksinasi Covid-19 kepada Masyarakat
Sejumlah upaya ditempuh Pemda DIY untuk mempercepat laju penyuntikan vaksin Covid-19 di daerahnya. Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah upaya ditempuh Pemda DIY untuk mempercepat laju penyuntikan vaksin Covid-19 di daerahnya.
Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY, Sumadi mengungkapkan, DI Yogyakarta sebenarnya sudah masuk empat besar propinsi dengan cakupan vaksinsi tertinggi. Selain DI Yogyakarta juga ada DKI Jakarta, Riau dan Bali.
"Diharapkan Oktober 2021 bisa 80 persen. Artinya imunitas kekebalan kita membaik sehingga kita bisa buka sektor pendidikan dan sektor-sektor lainnya," paparnya Sumadi, Rabu (22/9/2021).
Baca juga: Vaksinasi Lansia di DI Yogyakarta Tak Kunjung Tuntas, Dinkes DIY Giatkan Layanan Jemput Bola
Dalam proses percepatan vaksinasi, Pemda DIY berupaya mendekatkan layanan vaksinasi ke titik terdekat masyarakat. Bahkan hingga tingkat RT/RW dan kalurahan.
"Kita selalu mendekatkan (vaksinasi). Untuk masyarakat yang tidak bisa menggunakan gadget maka teman-teman di wilayah bisa jemput bola dan ini bisa diapresiasi Menko Marves," imbuh Sumadi.
Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Pemda DIY ini melanjutkan, untuk warga yang belum terakomodir layanan vaksinasi, bisa melakukan pendafataran secara mandiri melalui sistem aplikasi yang disiapkan Pemda DIY.
"Kita buat sistem aplikasi ayovaksin.jogjaprov.id," jelasnya.
Sumadi mengatakan vaksinasi yang dilakukan selama ini memang tergantung stok vaksin yang dikirimkan oleh pemerintah pusat.
Namun sejauh ini Dinkes DIY diakuinya selalu berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan ketersediaan vaksin di wilayahnya.
Bahkan dalam waktu dekat, DIY akan menerima kiriman sebanyak 82.000 dosis vaksin. (tro)