Breaking News:

Yogyakarta

Polda DIY Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk PKL Malioboro

Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Malioboro mendapat bantuan sosial (bansos) dari Polda DI Yogyakarta, Senin (20/9/2021).

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Penyerahan paket sembako dari Polda DIY untuk PKL di kawasan Malioboro, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Malioboro mendapat bantuan sosial (bansos) dari Polda DI Yogyakarta, Senin (20/9/2021).

Terang saja, uluran tangan itu jadi semacam angin segar bagi mereka yang sangat terdampak pandemi virus corona. 

Kasubdit 2 Ditintelkam Polda DIY, Kompol Dwi Prasetyo, mengatakan, pandemi berkepanjangan yang berujung pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), membuat aktivitas perekonomian di Malioboro praktis menurun drastis beberapa bulan terakhir. 

"Karena itu, kami dari Polda DIY berinisiatif menyalurkan bansos bagi para PKL yang terdampak pandemi, dan PPKM, dalam wujud peket sembako," terangnya. 

Baca juga: Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19 di Kulon Progo Terima 300 Paket Sembako Dari Polda DIY

Dwi mengungkapkan, terdapat 650 paket sembako yang dibagikannya dalam kesempatan tersebut.

Para penerima,  berasal dari 15 paguyuban pedagang di kawasan Malioboro.

Bantuan itu, tambahnya, diterima secara simbolis oleh ketua dari masing-masing kelompok PKL

Sejumlah paguyuban penerima manfaat antara lain, Tri Dharma, Tri Manunggal, Pasar Sore, Pasar Sentir, PPMS, Unit 37, PPLM, Sosrokusumo, PADMA, Handayani, Andong, Becak Kayuh, Papela, Pemalni, hingga Merkid. 

"Sebelum pendistribusian, lebih dulu sudah dilaksanakan pendataan terhadap masyarakat yang membutuhkan, agar bantuannya ini tepat sasaran," cetusnya. 

Baca juga: Polda DIY Gelar Baksos Menyasar Anak yang Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19

Sementara Ketua Komunitas Kawasan Malioboro, Slamet Santoso menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polda DIY atas bansos yang telah diberikan.

Menurutnya, bantuan itu sangat berarti di situasi nan sulit ini. 

"Tentu bantuan ini sangat meringankan beban ekonomi bagi pedagang di Malioboro. Kita terpuruk, karena pariwisata terhenti akibat pandemi," ujarnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved