Cerita Para Pengamen Badut Bertahan Hidup di Persimpangan Jalan Kota Yogyakarta
Para pengais rezeki di persimpangan jalan semakin kreatif, terutama bagi mereka yang mengadu nasib dengan cara mengamen.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Para pengais rezeki di persimpangan jalan semakin kreatif, terutama bagi mereka yang mengadu nasib dengan cara mengamen.
Mereka sudah menggunakan pengeras suara dan alat musik yang digunakan juga terbilang berstandar bagus.
Beberapa di antara mereka yang terlihat yakni pengamen yang berada di Jalan Brigjen Katamso, Kota Yogyakarta pada Jumat (17/9/2021) sore.
Di jalan itu ada sejumlah kelompok pengamen yakni grup akustik bernama Jogja Akustik Manajemen (JAM) dan beberapa pengamen badut.
Reza Aditya Gautama satu di antara sekian pengamen jalanan di Kota Yogyakarta mengatakan, sudah sejak lama ia mengais rejeki di persimpangan jalan.
Dia memulai pekerjaan sebagai pengamen saat menetap di Surabaya, dan kini ia melanjutkan aktivitasnya itu hingga ke Kota Yogyakarta.
Dulunya Reza mengamen hanya bermodalkan gitar dan tanpa pengeras suara.
Kini dia dibantu dengan speaker aktif untuk menunjang penampilannya saat menghibur pengguna jalan di persimpangan.
Meski membutuhkan modal besar, namun dengan speaker aktif yang ia bawa itu mempengaruhi 'tarikan' (saweran) dari pengguna jalan.
"Dulu aku hanya pakai gitar saja, sekarang ikut JAM pakai sound. Hasilnya dua jam bisa Rp600 sampai Rp800 ribu," katanya, saat dijumpai Jumat siang.
Kendati memiliki pendapatan yang cukup lumayan, namun menurut Reza itu tidak bisa dipastikan.
Kadangkala sehari Reza mengaku tidak mendapat penghasilan sama sekali.
Terutama saat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat beberapa bulan lalu.
"Pas PPKM kemarin sepi tarikan, karena jalan-jalan ditutup dan kendaraan juga sepi," kata dia.
Dia mengisahkan awal mula mendapat speaker aktif yang kini digunakan, yakni bermula dari lima pengamen jalanan yang patungan untuk membeli satu speaker aktif untuk digunakan mengamen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pengamen-badut-saat-beraksi-di-simpang-jalan-brigjen-katamso-yogyakarta-jumat-1792021.jpg)