Yogyakarta

Sambangi BPKP DIY, KPK Periksa Saksi Kasus Mandala Krida dan Korupsi Bupati Banjarnegara

KPK mampir ke  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk kembali melanjutkan penyidikan dua kasus yang berbeda, Kamis (16/9/2021).

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mampir ke  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk kembali melanjutkan penyidikan dua kasus yang berbeda, Kamis (16/9/2021).

Bertempat di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY, tim penyidik KPK kembali memanggil saksi-saksi yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi Stadion Mandala Krida, dan pemeriksaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Banjarnegara dengan tersangka BS yang tak lain merupakan Bupati Banjarnegara.

"Hari ini ada pemeriksaan di gedung BPKP DIY, ada dua kasus yakni TPK pengadaan barang dan jasa dengan tersangka BS Bupati Banjarnegara dan kasus Stadion Mandala Krida," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada Tribunjogja.com, Kamis (16/9/2021).

Ia mengatakan, ada lima saksi yang pada Kamis siang ini diperiksa oleh penyidik KPK terkait kasus TPK di Kabupaten Banjarnegara di antaranya Direktur CV Putra Blambangan Siti Munifah, Direktur CV Aztra Hestiyani Analisa, Direktur CV Surya Banjar Jamal Arifudin, Direktur PT Kalierang Agung Jaya Dwi Nugroho, dan Direktur PT Purnama Putra Wijaya.

Baca juga: Bupati Banjarnegara Pamerkan Rubicon dan Pajero, KPK Pastikan Telusuri Harta Budhi

Sementara untuk saksi TPK pembangunan Stadion Mandala Krida yang turut diperiksa pada hari ini di tempat yang sama di antaranya Direktur Eka Madra Santos (Emsa) Ahmad Edi Zuhaidi, Ira Nurmalina Ratri ibu rumah tangga (pemegang saham PT Emsa 2015 sampai sekarang) merangkap komisaris dan pemegang saham PT Wins periode 2014-2015.

"Selanjutnya ada juga tenaga ahli PT Emsa Swen Spengler, Mulyono komisaris PT Emsa, dan Nurcahyo Saputra seorang swasta. KPK masih terus mendalami dua kasus itu," terang dia.

Dalam penyidikan kasus dugaan korupsi stadion Mandala Krida ini, KPK telah melakukan penggeledahan di dua lokasi yakni Kantor PT DMI cabang Yogyakarta yang berlokasi di Kelurahan Maguwoharjo dan Kantor PT Arsigraphi Jalan Nogotirto, Sleman pada Kamis (18/2/2021).

Selain itu KPK juga sudah menggeledah dua lokasi berbeda yakni Kantor Badan Pemuda dan Olahraga DIY dan Kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY pada Rabu (17/2/2021).

Namun demikian, hingga kini KPK belum mengungkap pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang diproyeksikan menelan kerugian negara mencapai Rp35 miliar tersebut.

Baca juga: KPK Periksa Manajer Legal PT Pionirbeton Industri dalam Penyidikan Kasus Stadion Mandala Krida

Ali mengatakan, pengumuman penetapan tersangka akan dilakukan bersamaan dengan penangkapan atau penahanan para tersangka.

"Untuk itu pada waktunya nanti akan kami sampaikan siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka," jelasnya.

Sementara dalam kasus yang menjerat Bupati Banjarnegara BS, pendalaman kasus sejauh ini BS diduga menerima commitment fee atas berbagai pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara sekitar Rp 2,1 miliar.

Selain BS, KPK juga menetapkan KA sebagai tersangka yang tak lain adalah orang kepercayaan BS.

"Semua penyidikan masih terus berjalan," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved