E-learning PKP, Solusi Peningkatan Keamanan Pangan di Sleman Pada Masa Pandemi 

Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) memaksa manusia untuk menerapkan kebiasaan baru, dan berinovasi dalam segala hal.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan, Dinkes Sleman, drg. Atikah Nurhesti 

Di sana telah tersedia cukup jelas mengenai tata cara mendaftar dan panduan mengikuti pre-test. Total ada enam modul pembelajaran.

Baca juga: Pemkot Magelang Apresiasi Kegiatan TMMD Kodim 0705/Magelang

"Peserta bisa mempelajari dengan sangat fleksibel dan tidak dikejar kejar waktu," kata Atikah.

Bagi peserta yang telah mendaftar dan belajar e-learning, maka bisa mengikuti post-tes yang diselenggarakan Dinas Kesehatan setiap Jumat. Peserta yang lulus berhak mendapat sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan

Bupati Sleman, Dra Hj Kustini Sri Purnomo mendukung inovasi Dinas Kesehatan dengan meluncurkan e-learning

Penyuluhan Keamanan Pangan. Menurut dia, satu di antara penggerak perekonomian di Kabupaten Sleman adalah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Di mana sebagian besar di antaranya adalah Industri Rumah Tangga Pangan  (IRTP). Sebab itu, demi tetap menjamin keamanan pangan dalam situasi pandemi ini, maka inovasi e-learning Penyuluhan Keamanan Pangan sangat dibutuhkan. 

"Modul pembelajaran digital ini semakin memudahkan dan mempercepat produsen industri rumah tangga mendapatkan sertifikat penyuluhan keamanan pangan, untuk mengurus SPP-IRT. Mari kita wujudkan Sleman yang lebih sehat dan aman pangan," kata Kustini. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved