Asam Lambung

Begini Cara Mengatasi Penumpukan Lendir di Tenggorokan Akibat Asam Lambung Naik

Untuk mengatasi banyaknya lendir di tenggorokan akibat asam lambung, penderita bisa mengubah pola makan dan perilaku.

Tayang:
Penulis: Rina Eviana | Editor: Rina Eviana
medineplus
Ilustrasi 

Asam Lambung
Asam Lambung (tribunpontianak)

Tribunjogja.com  - Bagi Anda penderita asam lambung pasti sering mengalami asam lambung naik tiba-tiba.

Asam lambung naik dipicu banyak hal seperti stres atau salah makan.

Jika asam lambung Anda naik, kondisi ini bisa memicu penumpukkan lendir di area tenggorokan. Hal ini akibat  refluks laringofaringeal (laryngopharyngeal reflux/LPR).

Melansir Web MD, lendir yang mengendap di tenggorokan akibat asam lambung bisa terjadi karena cairan dari saluran pencernaan naik kembali dari perut dan mengendap di laring serta faring (tenggorokan).

Gejala LPR yang paling umum di antaranya sering berdeham, batuk terus-menerus, suara serak, sakit tenggorokan, sampai lendir di tenggorokan berlebihan.

Asam lambung yang menggenang di tenggorokan dan laring dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi dan peradangan yang serius.

Untuk memastikan lendir di tenggorokan akibat asam lambung atau penyebab lain, ada baiknya penderita melakukan pemeriksaan fisik ke dokter.

Dokter umumnya melakukan pemeriksaan endoskopi di tenggorokan dan laring.

Selain itu, lendir atau dahak penderita juga diperiksa kadar keasamannya untuk mengidentifikasi refluks.

Baca juga: Tips Agar Asam Lambung Tak Kambuh dan Cara Alami Mengatasinya

Cara menghilangkan lendir di tenggorokan akibat asam lambung

ilustrasi kopi susu dari susu kambing
ilustrasi kopi susu dari susu kambing (sriwijaya.post)

Untuk mengatasi banyaknya lendir di tenggorokan akibat asam lambung, penderita bisa mengubah pola makan dan perilaku.

Baca juga: Daftar Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Asam Lambung, Cepat Bikin Kambuh!

Melansir Harvard Health Publishing, penderita bisa mencoba berbagai cara menghilangkan lendir di tenggorokan akibat asam lambung sebagai berikut:

-Hindari kopi, teh, alkohol, cokelat, dan peppermint. Zat tersebut dapat melemahkan sfingter esofagus dan merangsang produksi asam lambung.

-Hindari makanan dan minuman yang sangat asam atau pedas. Misalkan jeruk, tomat, saus, sambal. Makanan ini dapat mengiritasi jaringan yang melapisi tenggorokan dan laring.

-Jangan minum soda atau minuman berkarbonasi. Minuman ini dapat memicu sendawa dan refluks asam lambung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved