Breaking News:

Yogyakarta

Bioskop di DI Yogyakarta Diizinkan Buka, Sri Sultan: Harus Ada Penanggung Jawab

Gubernur DIY mengaku masih pikir-pikir untuk melakukan pembukaan bioskop.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah pusat akhirnya mengizinkan bioskop yang berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 untuk beroperasi. 

Kendati demikian, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY hingga saat ini belum membuat keputusan terkait pembukaan bioskop di wilayahnya.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat dimintai tanggapan mengaku masih pikir-pikir untuk melakukan pembukaan bioskop.

Sebab, keputusan itu dikhawatirkan bakal menimbulkan kerumunan yang dapat meningkatkan penularan Covid-19 di suatu daerah.

Baca juga: Menparekraf Siap Uji Coba Buka Bioskop Pekan Ini

"Nantilah, itu kan tempat berkumpul. Nanti kita batasilah, jangan membuka ruang-ruang seperti itu," jelas Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Selasa (14/9/2021).

Raja Keraton Yogyakarta ini melanjutkan, jika bioskop nantinya dibuka maka harus ada pihak yang bersedia bertanggung jawab terkait pelaksanaannya.

Penanggung jawab ini harus memastikan bahwa pembukaan bioskop telah menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi segala ketentuan yang dibuat oleh pemerintah pusat maupun daerah.

"Yang penting bagi saya ada yang bertanggung jawab. Kalau asal buka lalu yang tanggung jawab siapa," jelas Sri Sultan.

Lebih jauh, Sri Sultan menegaskan bahwa keputusan untuk melonggarkan aktivitas masyarakat harus dilakukan secara hati-hati. 

Baca juga: PPKM Kembali Diperpanjang 14-20 September 2021, DIY Masih Level 3, Bioskop Diizinkan Buka

Jika sekali saja lengah, kasus terkonfirmasi dapat kembali mengalami peningkatan.

"Dulu level 4 saja bus pada datang. Sekarang dibuka bus wisata (datanga), (kasus) naik lagi gimana. Jadi kita lebih baik hati-hati, bertahap," beber Sri Sultan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, sebelum melakukan pembukaan, Pemda DIY akan berkoordinasi dengan organiasi yang menaungi bioskop. 

Asosiasi perlu merancang SOP untuk pengunjung yang ingin menonton di bioskop.

"Saya kira bioskop nanti kita lihat dulu bersama dengan organisasi penyelenggara bioskop. Asosiasi atau organisasi harus membuat SOP secara khusus dan bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi," jelas Aji. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved