Breaking News:

Cegah Kebakaran, Rutan Bantul Gandeng BPBD Gelar Pelatihan Pemadaman Api

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bantul bekerja sama dengan BNPB melakukan kegiatan mitigasi bencana kebakaran

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Pelatihan kemampuan mitigasi bencana kebakaran di Rutan Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bantul bekerja sama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) melakukan kegiatan mitigasi bencana kebakaran pada Sabtu (11/9/2021).

Kegiatan tersebut menindaklanjuti SE Sekjend Kementerian Hukum dan HAM RI  No: SEK-UM.05.02 -138 tanggal 8 September Tahun 2021 tentang Langkah-Langkah Pencegahan Kebakaran Gedung serta SE Dirjend Pas No: PAS - PR.02.02-57 Tentang Penertiban Jaringan Listrik dan Peningkatan Kewaspadaan Keamanan dan Ketertiban di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bantul.  

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Kelas IIB Bantul, Jaka Cahyana menyatakan bahwa pihaknya dengan cepat telah melakukan terobosan dengan instansi terkait untuk melakukan koordinasi, baik dengan jajaran Kepolisian maupun pihak BPBD Kabupaten Bantul.

Koordinasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengecekan sarana prasarana dan jaringan listrik yang ada di dalam Rutan dan berbagai bentuk upaya pencegahan bencana sebagai bentuk deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.

"Kegiatan Pelatihan Mitigasi Bencana Kebakaran adalah salah satu bentuk bukti nyata deteksi dini gangguan keamanan ketertiban dengan tujuan meningkatkan pengetahuan jajaran petugas jaga dan pegawai pemasyarakatan akan penanggulangan bencana kebakaran," ujarnya.

Baca juga: Deteksi Dini dari Kebakaran, Rutan Kelas IIB Wates Mengecek Instalasi Listrik dan APAR

Baca juga: Antisipasi Over Kapasitas, Rutan Kelas IIB Bantul Pindahkan 16 Warga Binaan Pemasyarakatan

Sementara itu, Enjat Lukmanul Hakim, Kepala Rutan Bantul menyampaikan bahwa pada Jumat (10/9/2021) kemarin Rutan Kelas II Bantul telah menggelar doa bersama dengan warga binaan pemasyarakatan sebagai ungkapan dukacita atas peristiwa kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang yang terjadi pada Rabu (8/9/2021).

Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk permohonan keselamatan bersama dan perlindungan dari segala bencana.

Enjat menyampaikan, pihaknya bersama warga binaan turut berdukacita atas kebakaran yang menewaskan 44 warga binaan.

"Selain doa bersama, kita juga lakukan deteksi dini, bersama pihak Kepolisian, teknisi kelistrikan untuk mengecek instalasi kelistrikan yang perlu mendapatkan perhatian dan juga koordinasi dengan BPBD terkait pelatihan pemadaman kebakaran," tandasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini harus diikuti dengan serius, agar nantinya petugas jaga maupun pegawai paham betul akan mitigasi bencana kebakaran.(Tribunjogja/Santo Ari)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved