Pendidikan
Disdik Sleman Susun Laporan Kesiapan Sekolah Soal PTM
Seiring program percepatan vaksinasi pelajar SMP yang kini menyentuh 72,48 persen, Pemkab Sleman mulai siap - siap menggelar PTM.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PPKM di Kabupaten Sleman sudah turun ke level 3.
Seiring program percepatan vaksinasi pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang kini menyentuh 72,48 persen, Pemkab Sleman mulai siap - siap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).
Dinas Pendidikan setempat saat ini tengah menyusun nota dinas ditujukan kepada Bupati mengenai laporan persiapan sekolah.
Laporan tersebut nantinya dijadikan dasar pertimbangan Kepala Daerah untuk memutuskan kebijakan pembelajaran tatap muka.
Baca juga: Persiapan Belajar Tatap Muka, Sekolah di Sleman Mulai Minta Persetujuan Orangtua
"Hari ini kami baru menyiapkan nota dinas ke Bupati ya, melaporkan kesiapan sekolah dalam rangka tatap muka. Dan nanti sebagai pertimbangan bagaimana Bupati membuat kebijakan sesuai dengan pelaksanaan yang masih berlangsung di level 3," kata Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, Rabu (8/9/2021).
Ery mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan PTM di Sleman akan dilaksanakan.
Masih menunggu kebijakan dari Bupati maupun Gubernur.
Namun demikian, Ia mengaku sudah mengundang semua Kepala sekolah, ketua kelompok kerja Kepala sekolah kejuruan (K3SK) dan pengawas sekolah untuk koordinasi mempersiapkan semuanya.
Menurut dia, persiapan sekolah tatap muka yang sebelumnya telah disiapkan agar kembali ditinjau.
Dicek kembali sarana dan prasarana protokol kesehatan (prokes) yang ada.
Baca juga: Baru Capai 26 Persen untuk Dosis Pertama, Sleman Genjot Vaksinasi Covid-19 untuk Remaja
Kemudian meninjau kembali bagaimana pengaturan dan standar operasional prosedur (SOP) di sekolah.
Termasuk data siswa SMP yang sudah divaksin.
Hingga kini vaksinasi bagi siswa SMP diakuinya telah mencapai 72,48 persen dari total keseluruhan 39.495 siswa.
Program vaksinasi ini masih terus berjalan dan dikebut di tiap Kapanewon.
Targetnya selesai pada 12 September.
Pihkanya juga mendata pelajar sekolah dasar (SD) yang berusia di atas 12 tahun dan sudah bisa divaksin.
Berdasarkan data yang ada, jumlahnya sekitar 1100-an siswa.
Mereka masih terus didata agar bisa vaksin di sentra vaksinasi terdekat.
Baca juga: Kenaikan Capaian Vaksin Covid-19 di Sleman 1 Persen Per Hari, Herd Immunity Segera Terbentuk
Adapun bagi guru dan tenaga kependidikan, vaksinasi sudah 92-94 persen.
Memang ada yang belum divaksin.
Sebab, ada guru yang komorbid maupun pernah terpapar covid kurang dari tiga bulan.
"Yang belum vaksin, nantinya akan kita data lagi, agar bisa segera divaksin," katanya.
Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo sebelumnya mengatakan untuk pembelajaran tatap muka di Kabupaten Sleman hingga kini masih menunggu Instruksi dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sembari menunggu selesainya percepatan vaksinasi para pelajar.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kepala-disdik-sleman-12112020.jpg)