Kabupaten Sleman
Turun Level 3, Pemkab Sleman Siapkan Banyak Agenda Seni di Bulan September Ini
Kegiatan seni yang dimulai pada 10 September tersebut tetap akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman menyiapkan sejumlah agenda seni di bulan September ini seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah turun menjadi level 3.
Kendati demikian, kegiatan seni yang dimulai pada 10 September tersebut tetap akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.
Kepala Bidang Kesenian, Dinas Kebudayaan Sleman Siswanto mengatakan, selama pandemi corona dan PPKM darurat dua bulan ini, kegiatan seni dan budaya di Bumi Sembada macet.
Banyak seniman merindukan beraktivitas dan berkreativitas.
Karenanya, sejumlah kegiatan, pada bulan September ini mulai dilaksanakan.
Baca juga: PPKM DIY Turun ke Level 3, Pemkab Sleman Ajukan 25 Destinasi Wisata untuk Uji Coba Pembukaan Kembali
"Bulan September ini banyak kegiatan. Baik yang ada di bidang kesenian. Maupun di bidang peninggalan budaya, nilai dan tradisi," kata dia, Selasa (7/9/2021).
Ia merinci, kegiatan dibidang kesenian di mulai pada 10-12 September.
Bentukannya adalah pentas seni di gedung kesenian atau gedung serbaguna yang berada di sebelah barat Pasar Denggung.
Pentas ini sengaja digelar untuk memfasilitasi para seniman berkreativitas.
Menurut Siswanto, vaksinasi menjadi syarat yang akan diterapkan agar kegiatan ini bisa berjalan dengan aman dan nyaman.
"Kegiatan apapun di gedung kesenian syaratnya harus vaksin. Jadi, seniman dan senimawati semuanya harus sudah divaksin. Ini agar tidak terjadi hal yang tidak kita diinginkan," paparnya.
Kegiatan selanjutnya, lomba lukis Kyoto yang akan digelar pada 14 - 17 September.
Peserta lomba rutin tahunan ini adalah murid tingkat TK, SD, SMP hingga SMA.
Masing-masing tingkatan 40 peserta, sehingga keseluruhan ada 160 peserta.
Tahun ini, menurut Siswanto, kegiatan lomba digelar berbeda.
Baca juga: PPKM di DIY Turun ke Level 3, Berikut Rincian Aturan Terbaru yang Berlaku 7-13 September 2021
Para peserta cukup mengambil kertas kemudian melukis di rumah masing-masing.
Hal ini agar tidak terjadi kerumunan.
Setelah melukis kemudian hasilnya diserahkan dan dinilai.
"Jadi, Dinas hanya menerima hasil lukisan tanpa melukis di tempat," kata dia.
Kegiatan selanjutnya adalah festival Ketoprak tingkat Kabupaten dan Kapanewon.
Digelar tertutup tanpa penonton, kegiatan akan dilangsungkan di gedung Serbaguna selama 9 hari, yakni tanggal 18 - 26 September.
Kegiatan akan dilanjutkan dengan festival teater pada 27-28 September.
Pesertanya adalah perwakilan dari 17 kecamatan.
Di samping kegiatan seni yang teragenda, ada juga kegiatan seni di masyarakat berupa pembinaan sanggar seni.
Ini dilaksanakan di Sendangtirto, Berbah.
Lalu, ada juga even penggiat seni.
Pentas yang diikuti 4 kelompok ini untuk memfasilitasi pentas di masyarakat.
Baca juga: Kejar Herd Immunity, Vaksinasi di Sleman Ditarget Capai 70 Persen Akhir September 2021
Protokol kesehatan nantinya akan diberlakukan dengan ketat.
"Tidak pakai penonton dan pelaku seniman sudah divaksin," katanya.
Seiring kegiatan di bidang kesenian, Dinas Kebudayaan pada Bulan September ini juga menggelar kegiatan di bidang peninggalan budaya, nilai dan tradisi.
Bentuknya adalah upacara adat.
Menurut Siswanto, ada tiga kegiatan yang rencananya dilakukan di bulan September ini.
Di antaranya, upacara adat Saparan Wonolelo, Saparan Bekakak dan Mocopat di tiap Kecamatan.
"Upacara adat digelar tanpa ramai-ramai. Hanya kegiatan inti saja. Kirab tidak ada," jelas Siswanto. Ia berharap PPKM di Sleman terus mengalami penurunan level sehingga seniman-seniman kembali dapat beraktivitas dan berkreativitas.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/turun-level-3-pemkab-sleman-siapkan-banyak-agenda-seni-di-bulan-september-ini.jpg)