Tersangka Kasus Sate Sianida yang Menewaskan Bocah di Bantul Dibawa ke Lapas Perempuan Gunungkidul

NA (25) tersangka kasus sate sianida yang menewaskan bocah Bantul diinformasikan telah dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta Ade Agustina 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - NA (25) tersangka kasus sate sianida yang menewaskan bocah Bantul diinformasikan telah dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II B Yogyakarta. Adapun Lapas ini berada di Wonosari, Gunungkidul.

Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta Ade Agustina membenarkan bahwa NA sudah berada di situ. Adapun ia tiba pada Rabu (25/08/2021) lalu.

"Persisnya ia baru sampai ke sini Rabu sore kemarin," kata Ade pada wartawan, Kamis (26/08/2021) lalu.

Baca juga: Legislatif Minta Pemda DIY Segera Anggarkan Dana Percepatan Vaksinasi Covid-19

Menurutnya, NA dalam kondisi sehat saat tiba di Lapas. Adapun pihaknya memiliki prosedur belum bersedia tahanan jika yang bersangkutan masih dalam kondisi sakit.

Meski dalam kondisi sehat, Ade mengatakan pihaknya tetap menjalankan prosedur COVID-19 mengingat saat ini masih pandemi. Antara lain diwajibkan menjalani karantina mandiri terlebih dahulu.

"Saat ini yang bersangkutan kami tempatkan di Blok Maksimum," ungkapnya.

Ade mengatakan karantina akan berlangsung hingga 14 hari ke depan, terhitung sejak tibanya NA di sana.

Blok Maksimum sendiri merupakan bagian ruang tahanan lapas dengan pengamanan tinggi.

Meski sedang dikarantina, ia memastikan kondisi kesehatan NA akan terus dipantau oleh petugas.

Termasuk menjaga asupan gizi hingga diikutkan dalam kegiatan olahraga.

Baca juga: Tracing Lanjutan, Puluhan Santri Ponpes di Sleman Jalani Swab 

"Nanti akan diberi waktu olahraga hingga berjemur sinar matahari, tapi secara terpisah mengingat masih karantina," jelas Ade.

Adapun berkas perkara kasus yang menjerat NA dinyatakan lengkap. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul Suwandi pada Rabu (25/08/2021) lalu.

Ia mengatakan berkas sudah diserahkan oleh penyidik Polres Bantul. Status berkas lengkap diberikan setelah dikaji oleh jaksa penuntu umum (JPU), dan siap dilimpahkan ke pengadilan.

"Sejauh ini, kami menilai berkas perkara sudah lengkap sehingga layak disidangkan," kata Suwandi pada wartawan Tribun Jogja. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved