Pebasket KAI Bima Perkasa Jogja, Galank Gunawan Siapkan Bisnis Jelang Pensiun
Siapa pecinta basket Indonesia yang tidak mengenal Galank Gunawan? Pebasket dengan tinggi 198 sentimeter yang dijuluki raja rebound.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Siapa pecinta basket Indonesia yang tidak mengenal Galank Gunawan? Pebasket dengan tinggi 198 sentimeter yang dijuluki raja rebound.
Ia juga merupakan sosok pebasket yang gigih dan handal saat di bawah ring. Kekuatan fisiknya jangan ditanya, badannya yang kekar tak akan gentar adu fisik demi mengamankan bola.
Kini Galank sudah memasuki usia 34 tahun, terbilang sudah banyak klub dan pengalaman yang ia rasakan dengan membela sejumlah klub basket di Tanah Air.
Debut profesionalnya kala itu pada tahun 2008 membela Satria Muda di National Basketball League (NBL), kemudian karirnya melambung dan memperkuat Garuda Bandung, Louvre Surabaya, dan yang kemarin KAI Bima Perkasa Jogja.
Dalam karirnya Galank tercatat pernah menjadi pemain Timnas Indonesia saat bermain di SEA Games 2013 Myanmar. Pada tahun yang sama ia merupakan pemain yang meraih penghargaan Defensive Player of The Year.
Pengalam tersebut juga membawa Galank pada titik bahwa menjadi seorang atlet memiliki masa meskipun tekadnya tak pernah padam. Saat ini ia diketahui sedang mempersiapkan bisnis untuk ia kelola setelah pensiun sebagai pebasket nanti.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Beruntun Libatkan 4 Mobil Terjadi di Jalan By Pass Klaten
Beberapa bidang bisnis pun ia jajal,pertama Galank mencoba peruntungan dalam jual beli sepatu, kemudian beralih ke bisnis pakaian yang diberi nama Slamdunk di dua daerah, Jakarta dan Yogyakarta.
Bisnis yang dijalankannya itu berupa clothing shop yang menjual berbagai pakaian basket, seperti contohnya Galank menjual kaos berdesain replikasi kartun pebasket dunia kenamaan yang saat ini sedang populer.
Tak cepat puas, adalah sesuatu yang dimiliki dalam diri Galank, seusai mendirikan clothing shop, ia merambah ke bisnis kuliner, Si Gombing yang menjual menu dari olahan daging kambing, seperti nasi goreng kambing.
Berselang waktu, bisnis clothing yang dijalankan Galank diperluas dengan cara menjual jersey basket klub NBA tahun 90-2000an. Jersey-jersey tersebut tentunya akan menjadi nostalgia bagi generasi tersebut, dan siapa sangka banyak penggemar yang menyukainya.
"Saya dari dulu memang suka dengan basket tahun 90an, itu juga jadi upaya untuk memperluas pasar, kalau soal kaos kartun memang saya buat desain sendiri," kata Galank.
Kemudian bisnis terbarunya adalah vila yang bisa diakses di AriBnB, yang ia beri nama Rumah Arkha.
"Nah kalau vila saya desain sendiri juga, ya karena di Yogya itukan semangatnya Do It Yourself," ujarnya sambil berkelakar.
Darah Bisnis dari Orang Tua
Sewaktu kecil Galank memang sudah dikenalkan berbisnis oleh ibunya di Magelang. Ceritanya Galank kecil sebelum berangkat sekolah dengan kakaknya, Ronny Matuda ikut membatu jualan toko kelontong dan akuarium milik keluarganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kai-bima-perkasa-gagal-di-game-kedua-lawan-lovre-dewa-united-galank-gunawan-raih-rekor-1000-rebound.jpg)