Breaking News:

Berita Kesehatan

Kulit Bentol dan Gatal Tanpa Sebab, Bisa Jadi Tanda Diabetes

Gatal ini sering kali merupakan gejala polineuropati diabetik, yaitu kondisi yang berkembang saat diabetes menyebabkan kerusakan saraf

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
WebMD
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Penderita diabetes bisa mengalami gatal-gatal pada kulit. Hal ini bisa berakibat serius terutama jika area yang gatal tersebut digaruk terus-menerus hingga menyebabkan luka. Dari luka itulah bisa timbul infeksi yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri.

Dikutip dari News Medical Today, gatal ini sering kali merupakan gejala polineuropati diabetik, yaitu kondisi yang berkembang saat diabetes menyebabkan kerusakan saraf.

Kondisi kulit tertentu yang berkembang akibat diabetes juga dapat menyebabkan kulit gatal.

Seseorang dengan diabetes sebaiknya tidak mengabaikan kulit yang gatal.

Kulit kering, teriritasi, atau gatal lebih mungkin terinfeksi, dan penderita diabetes mungkin tidak dapat melawan infeksi sesukses mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut.

Baca juga: 5 Herbal Ayurveda yang Ampuh Membantu Kendalikan Gula Darah Penderita Diabetes

Penyebab gatal pada penderita diabetes

Diabetes dapat menyebabkan area gatal yang terlokalisir.

Ada beberapa alasan mengapa seorang penderita diabetes mungkin lebih sering mengalami gatal-gatal dibanding yang lain.

Terkadang, rasa gatal bisa terjadi akibat kerusakan serabut saraf di lapisan luar kulit.

Seringkali, penyebab gatal terkait diabetes adalah polineuropati diabetik atau neuropati perifer. Ini adalah komplikasi diabetes yang berkembang ketika kadar glukosa darah tinggi menyebabkan kerusakan pada serabut saraf, terutama di kaki dan tangan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved