Satgas COVID-19 Klaten Tingkatkan Tracing dan Testing Pasien Covid-19

Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bakal meningkatkan tracing dan testing pasien COVID-19.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN
Tim Ahli Satgas COVID-19 Klaten, Ronny Roekmito saat ditemui di Setda Klaten, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bakal meningkatkan tracing dan testing pasien COVID-19.

Hal itu guna menekan penularan COVID-19.

"Hasil evaluasi testing dan tracing kita memang harus diakui kurang dan itu terjadi karena banyak faktor dan itu diminta oleh Kemenkes maupun gubernur untuk naik yakni 1 positif 8 orang di tracing," ujar Tim Ahli Satgas COVID-19 Klaten Ronny Roekmito saat Tribun Jogja temui di Setda Klaten, Senin (23/8/2021).

Menurut Ronny, pada waktu-waktu sebelumnya, tingkat tracing setiap satu kasus positif di Klaten baru mencapai 5 hingga 6 kontak erat.

"Ini sudah kita upayakan, saat ini baru 5 atau 6 orang dari 1 kasus positif yang kita tracing dan ini menjadi salah satu pencegahan penularan secara dini," katanya.

Ia mengatakan, pelacakan kontak erat COVID-19 di Klaten ke depannya akan melakukan testing pada ring 1 dari pasien yang terpapar korona.

Baca juga: Nakes di Klaten Mulai Disuntik Vaksin COVID-19 Dosis Ketiga

Baca juga: Razia Prokes COVID-19, Pedagang dan Pembeli di Prambanan Klaten Jalani Swab Acak Antigen di Tempat

"Testing kita upayakan tapi memang belum seperti yang diharapkan. Saat ini yang jadi prioritas kita adalah kontak erat ring satu. Kalau ada kasus positif, semua keluarga yang positif akan diperiksa," ucapnya.

Diakui Ronny, untuk saat ini tingkat tracing di Klaten sudah mulai meningkat tapi belum menyentuh angka 1.000 orang per hari.

Terpisah, Plt Ketua Satgas COVID-19 Kecamatan Prambanan, Puspo Enggar Hastuti mengatakan jika pihaknya selalu melakukan testing dan tracing jika terdapat kasus positif baru.

"Tracing dan testing kita tergantung rilis kasus positif, kalau ada kasus positif kita pasti lakukan tracing dan testing, kalau tracing sesuai dari informasi ada 8 sampai 10 orang," imbuhnya. (Tribunjogja/Almurfi Syofyan)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved