Dinkes Bantul Mulai Suntikan Vaksin Moderna ke Masyarakat Umum 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul menerimah 64 ribu dosis vaksin Moderna. Selain diperuntukkan untuk booster tenaga kesehatan

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
AFP/JUSTIN TALLIS
Vaksin Moderna 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul menerimah 64 ribu dosis vaksin Moderna. Selain diperuntukkan untuk booster tenaga kesehatan (nakes), vaksin jenis ini akan diberikan kepada masyarakat umum.  

Kepala Seksi (Kasie) Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul Abednego Dani Nugroho mengatakan, tenaga kesehatan yang akan mendapatkan booster vaksin ini sebanyak 8.297 orang, dan secara bertahap akan diberikan kepada tenaga kesehatan.

Penyuntikkan vaksin moderna ini memang tidak bisa langsung diberikan secara bersamaan ke seluruh nakes.

Baca juga: Revitalisasi Pedestrian Jalan Sudirman Kota Yogyakarta Berlanjut, 10 PKL Direlokasi ke Sam Ratulangi

Pasalnya dimungkinkan akan ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah disuntikkan vaksin ini.

"Sampai saat ini masih berjalan, kami masih berproses sambil juga berhitung, karena memang Moderna ini sangat bagus, dan sesuai fakta di lapangan KIPI yang ditimbulkan juga ada, jangan sampai nakes mendapatkan Moderna bareng-bareng, KIPI-nya juga timbul bareng-bareng, nanti malah menutup pelayanan," ungkapnya Jumat (20/8/2021).

Ia memaparkan, KIPI yang khas adalah rasa nyeri di lengan bekas suntikan.

Sementara dari sisi studi, KIPI yang sering muncul pasca suntikan Moderna adalah arthralgia atau nyeri sendi.

"Dan itu paling sering dikeluhkan oleh teman-teman (nakes). Tapi KIPI-nya ringan, jadi tidak sampai ke masalah serius, 24 jam bisa hilang dengan sendirinya," bebernya.

Maka dari itu, ia berharap seluruh nakes dapat memahami bahwa pemberian akan dilakukan secara bertahap. Sesuai dengan instruksi, bahwa pihaknya akan fokus menyuntikkan booster bagi nakes yang terutama melayani penanggulangan Covid-19.

Pihaknya memprioritaskan mereka yang bekerja di perawatan kasus Covid-19, vaksinasi dan lain-lain.

"Jangan khawatir semua nanti pasti akan mendapatkan dosis tiganya, sesuai aturan," tandasnya.

Adapun hingga 16 Agustus 2021 kemarin realisasi vaksinasi booster untuk nakes yang menggunakan vaksin Moderna sebanyak 13,61 persen atau 1.129 orang. Untuk itu pihaknya terus menggenjot pemberian booster.

Abednego juga menambahkan bahwa Moderna ini penggunaannya sama dengan Sinovac maupun Astrazeneca.

Selain untuk nakes, vaksin Moderna juga akan disuntikkan ke masyarakat umum, termasuk ibu hamil.

Namun demikian, untuk remaja umur 12-17 tahun tetap akan diberikan vaksin jenis Sinovac.  

Baca juga: Angka Kasus Covid-19 di Bantul Turun Secara Signifikan

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved