Breaking News:

Kemerdekaan dengan Situasi Pandemi, Dulu Bambu Runcing Sekarang Masker dan Prokes

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menganggap perang kemerdekaan menghadapi penjajah memiliki kesamaan dengan pertempuran

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menganggap perang kemerdekaan menghadapi penjajah memiliki kesamaan dengan pertempuran melawan Covid-19 yang saat ini tengah berlangsung. 

Menurut ia, keduanya sama-sama membutuhkan senjata ampuh guna menghadapi lawan. Oleh sebab itu, ia meminta kepada warga masyarakat agar tidak menyepelekan situasi dan terus konsisten mempersenjatai dirinya. 

"Dulu bambu runcing harus dibawa kemana-mana. Kalau sekarang, masker dan prokes yang harus diterapkan dimana saja kita berada," terangnya, selepas upacara kemerdekaan RI di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (17/8/2021). 

Baca juga: Selesai Vaksin, Persiba Bantul Beri Sinyal Segera Berlatih Kembali

Setali tiga uang dengan pekik 'merdeka atau mati' yang senantiasa digelorakan selama perang kemerdekaan, saat ini semangat 'ayo vaksinasi' pun harus terus disuarakan untuk membentengi diri dari ancaman Covid-19. 

"Jadi, ada hal yang harus disejajarkan. Kita harus berjuang bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri. Sejarah sudah membuktikan, kita bangsa yang kuat, tidak gampang menyerah, selama kita bersatu," tandasnya. 

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta itu pun berharap, tahun ini menjadi tahun terakhir memperingati hari kemerdekaan di tengah pandemi. Alhasil, pengalaman dua tahun terakhir harus dijadikan pelajaran. 

Baca juga: Kondisi WNI di Afganistan Setelah Negara Diambil Alih Kelompok Taliban, Ini Penjelasan Kemlu RI

"Semoga, tahun depan kita sudah terbebas dari pandemi. Sesuai dengan usia Indonesia pada 2022 nanti, 77, yang berarti pitulungan (dari Tuhan)," ujar Heroe. 

"Kita jangan sampai mengulangi kesalahan yang sudah-sudah, bagaimana agar pemulihan ekomomi bisa terwujud, diberengi aspek kesehatan," lanjutnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved