Kriminalitas

Mengaku Iseng karena Bosan PJJ, 7 Pelajar di Gunungkidul Rusak Bendera dan Umbul-umbul

Tujuh pelajar di Gunungkidul terpaksa diamankan karena sudah meresahkan warga selama tiga hari terakhir.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Aparat Polsek Wonosari memberi pembinaan pada para pelajar yang dilaporkan karena telah merusak bendera dan umbul-umbul yang dipasang warga, Sabtu (14/08/2021) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Tujuh pelajar di Kabupaten Gunungkidul diamankan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Wonosari pada Sabtu (14/08/2021) lalu.

Mereka dilaporkan karena diduga melakukan perusakan bendera dan umbul-umbul yang dipasang warga.

Kanit Reskrim Polsek Wonosari, Iptu Sofyan Susanto mengatakan tujuh pelajar tersebut terpaksa diamankan karena sudah meresahkan warga selama tiga hari terakhir.

"Warga melapor karena mendapati bendera hingga umbul-umbul yang terpasang dilepas dan jatuh ke tanah dalam kondisi rusak," jelas Sofyan pada wartawan, Minggu (15/08/2021).

Baca juga: Dua Pelaku Perusakan Ambulans SAR DIY Sudah Diamankan Polisi

Adapun beberapa pelakunya tertangkap basah oleh warga di sebuah wilayah Kapanewon Wonosari pada Sabtu sore.

Para pelajar ini pun lantas dibawa ke Polsek Wonosari.

Menurut pengakuan mereka, Sofyan mengatakan aksi tersebut kerap dilakukan pada malam hari.

Setidaknya ada 3 titik lokasi kejadian, dua di wilayah Karangmojo dan 1 di Wonosari.

"Mereka melakukan perusakan tersebut bersama-sama, berboncengan dengan sepeda motor," ungkapnya.

Setelah ditanyai petugas, para pelajar ini mengaku hanya iseng karena bosan hanya menghabiskan waktu di rumah.

Baca juga: Mesin Pompa Rusak, Produksi Garam di Pesisir Gunungkidul Vakum Setahun

Apalagi selama pandemi ini, aktivitas pendidikan juga hanya dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sejauh ini belum ditemukan motif kriminal yang dilakukan 7 pelajar tersebut.

Aparat juga tidak menemukan benda-benda terlarang seperti obat-obatan terlarang atau minuman keras.

"Mereka kami berikan pendampingan serta pembinaan selama diamankan," kata Sofyan.

Mengingat seluruhnya masih di bawah umur, maka mereka tidak ditahan dan dipulangkan ke rumah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved