Dua Pelaku Perusakan Ambulans SAR DIY Sudah Diamankan Polisi
Pelaku perusakan ambulans SAR DIY yang sedang membawa pasien di Jalan Piyungan-Prambanan, Selasa (13/7/2021) sore sudah diamankan pihak kepolisian.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pelaku perusakan ambulans SAR DIY yang sedang membawa pasien di Jalan Piyungan-Prambanan, Selasa (13/7/2021) sore sudah diamankan pihak kepolisian.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto saat dikonfirmasi mengatakan, tersangka saat ini sudah diamankan di Polres Bantul.
Hari ini pihak Kepolisian akan menggelar jumpa pers agar masyarakat tahu motif perusakan ambulans SAR DIY Selasa (13/7/2021) sore kemarin.
Baca juga: Insiden Penyerangan Mobil Ambulans SAR DIY di Piyungan, Berikut Kronologi Lengkapnya
"Sudah diamankan di Polres Bantul. Nanti jam 10.00 ada jumpa pers di Polres Bantul," katanya, Rabu (14/7/2021)
Terpisah, Komandan SAR DIY Brotoseno menjelaskan, tersangka perusakan mobil ambulans SAR DIY itu sebanyak dua orang.
Mereka mengendarai sepeda motor, kemudian mencoba menghalangi laju mobil ambulans tersebut, hingga berujung perusakan kaca mobil belakang hingga pecah.
"TKP di Jalan Piyungan-Prambanan KM 1 Dusun Wanujoyo Kidul, Srimartani Piyungan. Sekarang sudah diamankan. Ada dua tersangka," jelasnya.
Dari data yang dihimpun Tribun Jogja, para tersangka itu berinisial I (28) seorang supir truk asal Wanujoyo Lor, Piyungan Bantul dan A (18) yang berasal dari dusun yang sama dengan tersangka I.
Brotoseno menyerahkan sepenuhnya proses hukum dari pelaku perusakan mobil ambulans SAR DIY tersebut.
Baca juga: Pengadaan Lahan Tol Yogyakarta-Bawen Wilayah Jawa Tengah Ditarget Akhir Tahun
Dirinya juga menyesalkan karena tindakan perusakan itu dilakukan di tengah situasi Covid-19 sedang genting-gentingnya.
"Biar diproses hukum yang berlaku. Sangat miris karena kondisi sekarang sedang genting," urainya.
Perlu diketahui para saksi atau relawan Indonesia yang saat itu berada di dalam mobil ambulans SAR DIY di antaranya AA (26), Y (17) dan F (17) seorang pelajar.
Beruntunganya ketiga relawan tersebut dan satu pasien di dalam mobil ambulans tidak sempat mengalami kekerasan fisik dari para pelaku. (hda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/breaking-news-mobil-ambulans-sar-diy-dirusak-pengendara-motor-saat-bawa-pasien-ke-rumah-sakit.jpg)