Ini Rencana WHO Terkait Penamaan Varian-varian Baru Covid-19

WHO pertama kali menamai varian Covid-19 dengan huruf alfabet Yunani pada Mei lalu. Sejauh ini, 11 varian telah diberi nama

Editor: Muhammad Fatoni
SHUTTERSTOCK/Lightspring
Ilustrasi varian baru Virus Corona 

Menurut informasi, WHO sejauh ini mencatat 12 varian dalam kategori berbeda itu.

Variant of Interest (VOI)

Rupanya, virus corona Covid-19 telah berubah bentuk lebih dari 24 ribu kali sejauh ini di seluruh dunia.

Dalam kebanyakan kasus, efeknya tidak terlalu parah atau sama sekali tidak aktif.

Namun saat suatu varian menunjukkan perubahan struktur dan sifatnya setelah mutasi, perubahan itu dianggap sebagai varian yang berbeda.

Baca juga: Wacana Malioboro Bakal Jadi Kawasan Wajib Vaksin Covid-19

Baca juga: WHO Meminta Seluruh Negara Hentikan Sementara Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

Awalnya, varian apa pun itu dimasukkan dalam kategori Variant of Interest.

Para ilmuwan melakukan penelitian terhadap varian-varian tersebut, mengumpulkan data dan mencoba mencari tahu apakah satu varian virus tertentu berbahaya atau tidak.

Variants of Concern (VOC)

Menurut WHO, Variants of Concern adalah jenis virus yang menyebar sangat cepat, dapat meningkatkan angka kematian, mengurangi efektivitas vaksin atau menggagalkan penanganan medis sebelumnya terhadap penyakit tersebut.

Sangat penting untuk mengawasi varian jenis ini ketika virus mengubah sifat dan strukturnya.

Sejauh ini, 4 varian telah dimasukkan dalam kategori Variants of Concern, yaitu varian Alpha, Beta, Gamma dan Delta.

Sementara itu, varian Eta, Iota, Kappa dan Lambda masih dimasukkan dalam kategori Variant of Interest.

( tribunnews )

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul WHO Pertimbangkan Penamaan Varian Covid-19 Berdasarkan Rasi Bintang setelah Huruf Yunani Habis

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved