Breaking News:

Sebanyak 600 Kilogram Bawang Merah Siap Panen di Klaten Raib Digondol Maling

Sekitar 600 kilogram tanaman bawang merah siap panen milik seorang warga Desa Manjung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten diduga raib

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Ist
Bawang merah 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sekitar 600 kilogram tanaman bawang merah siap panen milik seorang warga Desa Manjung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten diduga raib digondol maling.

Peristiwa nahas tersebut diduga terjadi pada Selasa (3/8/2021) malam hingga Rabu (4/8/2021) dinihari. Adapun tanaman bawang merah tersebut milik dari seorang petani bernama Stanis Barus.

Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal Polsek Klaten Utara, Ipda Yamto membenarkan adanya dugaan pencurian tanaman bawang tersebut.

Baca juga: Strategi Pemasaran Digital Jadi Kunci Industri Pariwisata Tetap Hidup di Masa Pandemi Covid-19

"Iya betul ada kejadian (pencurian tanaman bawang) itu, pelapor juga sudah melaporkan peristiwa itu ke kami," ucapnya saat dikonfrimasi Tribun Jogja, Jumat  (6/8/2021).

Kanit Reskrim menceritakan, pada Selasa (3/8/2021) pelapor atau korban masih sempat melakukan perawatan terhadap tanaman bawang miliknya itu.

"Pada selasa itu, pelapor sampai pukul 19.00 masih berada diladangnya melakukan perawatan tanaman dan keadaa tanamannya masih utuh," ucapnya.

Kemudian, keseokan harinya, Rabu (4/8/2021) pagi sekitar pukul 07.00, pelapor pergi lagi ke ladangnya untuk merawatan tanaman.

Namun, sesampainya di ladang, pelapor dikejutkan dengan tidak adanya tanaman bawang merah tersebut.

"Korban pergi ke sawah untuk menengok dan merawat tanamannya, sesampai di sana ia melihat tanaman bawang sudah tidak ada," ucapnya.

Baca juga: Paket Sembako Dibagikan Polres Klaten ke Pedagang Klitikan dan Pekerja Harian

Kemudian, petani bawang tersebut melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Klaten Utara.

Menurut Kanit Reskrim, adapun taksiran dari kerugian yang dialami oleh pelapor sekitar Rp12 juta.

"Kerugian sekitar Rp12 juta, kalau banyaknya bawang yang diambil perkiraan 600 kilogram," jelasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved