Breaking News:

Presiden Jokowi Sebut Kasus Harian Covid-19 di Jawa Bali Mulai Menurun, Ini Indikatornya

Presiden Jokowi Sebut Kasus Harian Covid-19 di Jawa Bali Mulai Menurun, Ini Indikatornya

Editor: Hari Susmayanti
ANTARA FOTO/HERU SRI KUMORO via kompas.com
Petugas medis bersiap di ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Setelah lebih dari sebulan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atau Level 4, kasus harian Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali mulai menunjukan tanda-tanda penurunan.

Angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di berbagai rumah sakit rujukan Covid-19 mulai menurun.

Namun demikian, warga tetap diimbau untuk melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin untuk mencegah penularan Covid-19.

Presiden Jokowi menyebut kasus harian Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali, khususnya di wilayah DKI Jakarta mulai sedikit menurun.

"Kita patut bersyukur bahwa pada pagi hari ini angka-angka menunjukkan bahwa pandemi di Jawa dan di Bali mulai sedikit menurun dan utamanya di Jakarta," kata Jokowi saat meresmikan Rumah Sakit Modular Pertamina Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (6/8/2021) seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com dalam artikel berjudul "Jokowi Klaim Pandemi di Jawa-Bali Mulai Turun, Utamanya di Jakarta".

Melandainya eskalasi pandemi, kata Jokowi, ditandai dengan menurunnya angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di berbagai rumah sakit rujukan Covid-19.

Di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta misalnya, pada Jumat (6/8/2021) pagi berada di angka 25 persen.

Baca juga: Akibat Hoaks, Banyak Penyandang Disabilitas di Sleman Takut Disuntik Vaksin Covid-19 

Padahal, pada 6-8 minggu angkanya mencapai 90 persen.

"Saya melihat selalu angka-angka BOR, saya lihat setiap hari, setiap malam," ujar Jokowi.

Kendati demikian, Jokowi mengingatkan seluruh pihak untuk tetap berhati-hati.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved