Breaking News:

Berita Kesehatan

Ini Gejala yang Muncul di Sekitar Mata Akibat Tingginya Timbunan Kadar Kolesterol

Meskipun timbunan kolesterol tidak berbahaya, ini bisa menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu dan dapat menyebabkan rasa sakit

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
familiana
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Jika Anda menderita kadar kolesterol tinggi dalam darah, maka Anda mungkin mengalami xanthelasma. Yakni munculnya lapisan berwarna kuning pada kulit Anda. Ini adalah endapan kolesterol, dan biasanya menumpuk di sekitar kelopak mata. Ini merupakan efek samping umum dari konsentrasi tinggi lipid dalam darah Anda.

Meskipun timbunan kolesterol tidak berbahaya, ini bisa menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu dan dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Jika Anda melihat timbunan ini, konsultasikan dengan dokter Anda. Timbunan kolesterol terkadang bisa menjadi tanda masalah kesehatan lain yang lebih serius.

Baca juga: 7 Minuman yang Bermanfaat Turunkan Kadar Kolesterol Seusai Menyantap Daging

Timbunan kolesterol

Deposit kolesterol pada atau di sekitar mata Anda muncul sebagai benjolan kekuningan lembut, atau papula, yang datar atau sedikit terangkat. Anda akan melihatnya di kelopak mata Anda, di sekitar sudut mata, serta lebih dekat ke arah hidung. Ini biasanya muncul dalam susunan simetris di sekitar mata.

Benjolan ini cenderung tetap dengan ukuran yang sama, tetapi juga dapat tumbuh secara bertahap dari waktu ke waktu, terkadang bergabung untuk membentuk benjolan yang lebih besar.

Xanthelasma tidak berbahaya, dan perawatan biasanya hanya untuk tujuan estetika. Meskipun demikian, Anda mungkin merasa gatal dan tidak nyaman. Tergantung di mana letaknya, terkadang dapat menyebabkan kelopak mata Anda terkulai.

Baca juga: Gejala Umum yang Muncul Akibat Naiknya Kadar Kolesterol dalam Darah, Anda Mungkin Mengalaminya

Penyebab

Meskipun Anda dapat mengembangkan xanthelasma pada usia berapa pun, kondisi ini paling sering ditemukan pada orang dewasa paruh baya dan lebih tua. Dan juga lebih sering ditemukan pada wanita daripada pria. Beberapa penyebabnya antara lain ;

1. Hiperlipidemia

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved