Breaking News:

Pariwisata di DI Yogyakarta Merugi Rp 10 Triliun Selama Covid-19, GIPI DIY Minta Pemda Turun Tangan

Industri pariwisata di DI Yogyakarta ditafsir mengalami kerugian hingga mencapai Rp 10 triliun akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Industri pariwisata di DI Yogyakarta ditafsir mengalami kerugian hingga mencapai Rp 10 triliun akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir. 

Penghitungan itu dilakukan selama 16 bulan terakhir atau sepanjang pandemi Covid-19 melanda di wilayah ini.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Industri Pariwisata (DPD GIPI) DIY Bobby Ardyanto Setya Aji menuturkan, kendati kondisi pariwisata DIY kian memprihatinkan, hingga saat ini pihaknya belum melihat adanya kebijakan Pemda DIY yang dapat membantu kelangsungan industri pariwisata

“Jumlah 10 triliun tersebut baru kerugian yang dialami langsung oleh industri pariwisata seperti yang dijalankan oleh teman-teman GIPI. Jika ditambah dengan dampak ikutan terhadap ekosistem turunan pariwisata, seperti UMKM dan industri kreatif lainnya, bisa mencapai Rp 25 triliun, “ jelas Bobby dalam konferensi pers secara virtual melalui Zoom, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Ada 28 Ibu Hamil Meninggal Akibat Covid-19 di Sleman Hingga Juli 2021, Prokes Wajib Diperketat

Di DI Yogyakarta, tercatat ada 22 asosiasi pariwisata yang tergabung dalam GIPI. Di dalamnya juga terdapat lebih dari 30 ribu pekerja yang bergerak di sektor yang sama.

Hingga saat ini tidak lebih dari satu hingga dua usaha jasa pariwisata (UJP) yang masih bisa bergerak. 

Namun mereka tetap tidak bisa beroperasi secara maksimal, bahkan untuk menutupi biaya operasional pun juga kesulitan. Karenanya, Bobby sangat berharap adanya bantuan dari Pemda DIY.

Sebab, jika kondisi ini terus berlangsung dikhawatirkan industri pariwisata tidak akan mampu bertahan alias kolaps.

“Kami minta Pemda bisa memberi supporting agar teman-teman di industri pariwisata bisa bertahan. Selama ini, kami belum memperoleh solusi apapun sehingga semakin banyak teman-teman di industri ini tutup. Baik temporary closed maupun permanently closed,“ harapnya. 

Bobby lantas mengungkap sejumlah tuntutan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved