Breaking News:

Ada 28 Ibu Hamil Meninggal Akibat Covid-19 di Sleman Hingga Juli 2021, Prokes Wajib Diperketat

Kasus kematian ibu hamil meningkat tajam di masa pandemi Covid-19. Di Kabupaten Sleman, setidaknya ada 28 ibu hamil meninggal sepanjang Januari-Juli

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi ibu hamil 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kasus kematian ibu hamil meningkat tajam di masa pandemi Covid-19.

Di Kabupaten Sleman, setidaknya ada 28 ibu hamil meninggal sepanjang Januari-Juli 2021 akibat Covid-19. Angka ini cukup tinggi dibandingkan dengan dua tahun lalu yang merenggut nyawa 8-11 orang.

“Hitungan kasarnya, ada sekitar 28 perempuan yang hamil karena Covid-19 di enam bulan belakangan, dari Januari sampai Juli 2021 ini,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian dan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Novita Krisnaeni, Selasa (3/8/2021).

Meski begitu, dia mengatakan, bagi pasangan baru, sebenarnya tidak perlu menunda memiliki momongan.

Baca juga: Sejak PPKM Darurat dan PPKM Level 4, Satpol PP Bantul Menindak 338 Pelanggaran

Hanya saja, protokol kesehatan (prokes) memang harus ditingkatkan agar ibu hamil tidak mudah terpapar Covid-19.

“Imbauannya, ibu hamil wajib lakukan prokes yang ketat, bahkan lebih ketat. Ini dilakukan biar tidak mudah terpapar Covid-19. Jadi, bayi dan ibu semua aman,” jelasnya.

Ditanya mengenai vaksin Covid-19 untuk ibu hamil, Novita mengatakan, rekomendasi dari Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) belum ada vaksin untuk para ibu hamil.

Sehingga, sampai saat ini, ibu hamil belum diproritaskan untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Memang, ibu hamil ini rentan terpapar, apalagi ada risiko kematian akibat Covid-19. Kuncinya ya di prokes itu harus sangat ketat. Stamina juga harus dijaga,” tuturnya.

Pada Jumat (30/7/2021) lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah menerima 15.400 dosis vaksin pabrikan AstraZeneca untuk masyarakat.

Juga, ada 1.000 dosis vaksin Sinovac yang telah diberikan ke Pemkab Sleman.

Baca juga: Klaten Siapkan Isolasi Terpusat Khusus Ibu Hamil dan Menyusui yang Terpapar COVID-19

Namun, dosis tersebut hanya digunakan untuk suntikan dosis kedua masyarakat.

Novi juga berharap, masyarakat yang sudah mendapat vaksin pertama Covid-19 dari AstraZeneca bisa menjaga prokes agar tidak terpapar penyakit itu.

Apabila terkena, maka waktu pelaksanaan vaksinasi dosis kedua pun akan tertunda hingga tiga bulan. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved