Cerita Karmini, Wanita Paruh Baya Asal Bantul yang Jadi Driver Pasien Covid-19 Sejak 2020

Hidup di dunia harus saling membantu, tolong menolong. Begitulah prinsip yang dipegang Karmini. Dia bukan siapa-siapa. Warga biasa.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Karmini saat bertugas sebagai driver mengantar pasien dan jenazah dengan protokol covid-19. 

Ia mengaku siap mengantarkan warga yang membutuhkan bantuan. Semuanya gratis. Tidak dipungut biaya sepeserpun. Apabila ada yang ingin berdonasi untuk operasional Human Initiative, dirinya mempersilahkan. 

Baca juga: RSCH Klaten Tambah Bed Pasien COVID-19 Sebanyak 50 Persen

"Donasi bisa dikirim ke 1370005086182 atas nama HI DIY," kata Karmini. Ia adalah relawan Independen. Di manapun dan kapanpun, jika memungkinkan mengaku akan selalu siap. 

Namun secara organisasi, saat tugas sebagai driver antar jemput pasien maupun jenazah, Ia tergabung dalam Human Initiative. Ketika merukti Jenazah Covid-19, Ia gabung bersama TRC Abal-abal Baturetno. 

Jangan Anggap Remeh Covid-19

Karmini mengajak masyarakat untuk sadar dan menjaga Protokol Kesehatan. Hal itu harus dilakukan untuk meminimalisir laju penularan.

Ia mengaku sangat jengkel ketika ada orang yang menyebarkan hoaks dan masih menyepelekan Covid-19.

Selain itu, bagi warga yang merasa sedang memiliki gejala, Ia meminta untuk melapor dan swab. 

"Jangan takut. Apalagi sembunyi-sembunyi. Covid-19 ini bukan aib. Lebih baik jujur. Mudah-mudahan Covid-19 ini segera berakhir," kata Ibu dua anak itu. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved