Breaking News:

Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta Salurkan Paket Sembako Bagi Warga Isoman

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II B Yogyakarta di Wonosari, Gunungkidul menyalurkan puluhan paket sembako pada Kamis

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Dukuh Rejosari Wibowo menyerahkan bantuan sembako pada salah satu warganya yang masih menjalani isolasi mandiri (isoman). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II B Yogyakarta di Wonosari, Gunungkidul menyalurkan puluhan paket sembako pada Kamis (29/07/2021).

Penyerahan secara simbolis pun dilakukan pada pagi ini.

Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta, Ade Agustina mengatakan kegiatan ini bagian dari program Bakti Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia) RI.

Baca juga: Sebanyak 94 Persen BST Kemensos di Kota Yogyakarta Sudah Tersalurkan

Pelaksanaannya dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

"Ini bentuk kepedulian serta kontribusi dari para pegawai kami dalam membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19," jelas Ade pagi ini.

Ia mengatakan 68 pegawai di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIB menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mendonasikan satu paket sembako. Meski demikian, ada pula pegawai yang menyumbangkan hingga dua paket.

Menurut Ade, sembako yang terkumpul dan dibagikan mencapai 80 paket. Sebanyak 60 paket disalurkan ke Pedukuhan Rejosari dan Mulyosari di Kalurahan Baleharjo, Wonosari, untuk warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman).

"Masing-masing pedukuhan mendapat 30 paket, sisanya 20 paket akan kami salurkan ke warga sekitar Lapas," ujarnya.

Tiap paket sembako berisi kebutuhan pokok sehari-hari warga seperti beras, minyak goreng, hingga mi instan. Penyaluran bagi warga isoman dilakukan oleh dukuh masing-masing.

Baca juga: UPDATE Terbaru Sebaran Zona Merah Covid-19 di Indonesia, Jatim dan Jateng Terbanyak

Dukuh Rejosari, Wibowo mengatakan selama sepekan terakhir masih ada setidaknya 20 orang warganya yang tengah isoman. Lantaran tak bisa keluar rumah, mereka pun membutuhkan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Selama ini kami mengandalkan bantuan dari kalurahan serta warga sekitar," ungkapnya.

Wibowo mengatakan sejauh ini belum terjadi kendala dalam proses penyaluran bantuan. Apalagi bantuan juga diberikan oleh berbagai pihak, seperti Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta.

Itu sebabnya ia mengucapkan terima kasih pada Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta serta Kemenkumham RI atas program bantuan yang diberikan. Sebab hal itu turut membantu penanganan Covid-19 bagi warganya.

"Tentunya kami harap bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga kami yang terdampak pandemi," kata Wibowo. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved