88 Kalurahan/Kelurahan dan 12 Kapanewon di Kulon Progo Terima Bantuan Anggaran dari Baznas
Sebanyak 88 Kalurahan/kelurahan dan 12 Kapanewon di Kabupaten Kulon Progo menerima bantuan dari Baznas setempat. Bantuan tersebut diharapkan
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sebanyak 88 Kalurahan/kelurahan dan 12 Kapanewon di Kabupaten Kulon Progo menerima bantuan dari Baznas setempat.
Bantuan tersebut diharapkan bisa digunakan untuk mengoptimalkan penanganan Covid-19.
Ketua Baznas Kulon Progo, Abdul Madjid mengatakan bantuan itu bisa untuk mendukung aktivitas satuan tugas (satgas) menyangkut akomodasi dan transportasi yang mengalami keterbatasan anggaran.
Baca juga: Lima Pemuda Beserta 3 Ribu Pil Koplo Diamankan Satreskoba Polres Gunungkidul
"Apalagi aktivitas terus berlanjut. Oleh karena itu, sesuai dengan program peduli, Baznas menyisihkan sebagian uang untuk penanganan Covid-19," kata Abdul, Kamis (29/7/2021).
Ia merinci selama periode Januari - Juli 2021, Baznas Kulon Progo telah menyalurkan bantuan untuk penanganan dampak Covid-19 sebesar Rp 768.900.000
Rinciannya untuk bantuan isoman di rumah sebesar Rp 30.400.000, isoman di pondok pesantren Rp 7.000.000, bantuan tanggap Covid-19 di kalurahan/kelurahan Rp 481.000.000, bantuan tanggap Covid-19 di kapanewon Rp 130.000.000, bantuan relawan pemakaman prokes Rp 14.500.000 dan bantuan insentif pedagang kaki lima (PKL) Rp 106.000.000
Ia menyampaikan saat ini sudah ada sebanyak 600 PKL yang telah mendapatkan bantuan. Meliputi PKL di Alun-alun Wates sebanyak 212 orang dengan besaran Rp 500.000 per orang.
Serta pekan depan akan disalurkan bantuan kepada pelaku wisata yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Adapun terkait pendistribusiannya Baznas bekerjasama dengan dinas terkait.
Misalnya PKL dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) dan pelaku wisata dengan Dinas Pariwisata (Dinpar) setempat.
Lebih lanjut Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana berharap bantuan yang diberikan kepada kapanewon dan kalurahan tersebut digunakan untuk mengoptimalkan pemantauan masyarakat yang sedang menjalani isoman.
Jangan sampai mereka tidak terpantau dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca juga: Begini Respon Moeldoko Soal Tudingan ICW Terkait PT Harsen
"Karena pasien yang isoman sampai saat ini banyak ya tercatat ada 4.897 orang. Dan kendalanya memang selama ini anggaran desa terbatas," ucapnya.
Sementara Panewu Sentolo, Raden Sigit Purnomo mengatakan Kapanewon Sentolo mendapatkan bantuan dari Baznas sebesar Rp 10 juta. Serta bantuan untuk delapan kalurahan masing-masing sebesar Rp 5 juta. Sehingga total bantuan yang diterima sebesar Rp 50 juta.
Rencananya bantuan anggaran itu akan digunakan untuk sarana prasarana (sarpras) penanganan Covid-19.
"Kemungkinan kalau di kalurahan fokusnya untuk pemakaman pasien yang meninggal akibat Covid-19 dan pemantauan isoman. Karena selama ini yang dikeluhkan di kalurahan itu. Selain itu juga digunakan untuk kegiatan patroli siang dan malam yang masih terus berlanjut," kata Sigit. (scp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ketua-baznas-kulon-progo-abdul-madjid-dan-panewu-sentolo-raden-sigit-purnomo.jpg)