Pemda DIY Akan Rekrut 100 Nakes untuk Awasi Pasien Covid-19 yang Jalani Isoman
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berencana untuk merekrut sedikitnya 100 tenaga kesehatan (nakes) dalam waktu dekat.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berencana untuk merekrut sedikitnya 100 tenaga kesehatan (nakes) dalam waktu dekat.
Nakes yang juga akan dibentuk manjadi satuan tugas (satgas) ini didirikan dalam rangka menekan angka kematian pada pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.
Mereka bakal diterjunkan ke desa-desa untuk memantau dan mendampingi pasien Covid-19.
"Pak gubernur menyampaikan para isoman ternyata banyak yang meninggal dunia. Karena para isoman ini rata-rata kesehatannya tidak terpantau," terang Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Selasa (27/7/2021).
Baca juga: Dinkes Gunungkidul Klaim Tak Alami Masalah Stok Hingga Distribusi Vaksin COVID-19
Aji menjelaskan, saat ini proses perekrutan telah dimulai. Pelaksanaannya dipimpin oleh Komandan Resor Militer (Danrem) 072/Pamungkas.
Pemda DIY juga memohon bantuan kepada kampus-kampus yang memiliki Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat untuk menyediakan sumber daya manusia (SDM) untuk memenuhi kebutuhan nakes tersebut.
"Karena memang diminta untuk dibantu oleh Korem. Korem juga didukung Dinas Kesehatan dan fakultas kedokteran yang ada di DIY. Ada UMY, UAD, dan UGM," jelasnya.
Sementara ini sudah ada 50 nakes yang berhasil direkrut. Terdiri dari dokter maupun perawat. Dalam waktu dekat, mereka akan segera diterjunkan ke lapangan.
"Mudah mudahan dalam waktu dekat bisa tambah," paparnya.
Menurut data yang dihimpun Pemda DIY, saat ini tercatat ada sekitar 28.900 penyintas Covid-19 yang tengah menjalani isoman.
Upaya pengawasan menjadi penting karena acapkali kondisi pasien isoman tidak terpantau petugas medis. Sehingga angka kematian terus mengalami lonjakan.
Upaya pemeriksaan dan pendampingan dilakukan oleh satgas dengan berkeliling dari rumah ke rumah di bawah koordinasi Danrem Pamungkas 072 bersama petugas Puskesmas, Babinsa dan Babinkamtibnas.
Sementara itu, Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muchlas, menyatakan kesiapannya untuk memberi dukungan sumber daya manusia sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19 di DIY.
Baca juga: Sebanyak 90 Persen Pasien Positif Covid-19 di Bantul Isolasi Mandiri
Sumber daya manusia yang dihimpun berasal dari RS UAD hingga tenaga di Fakultas Kedokteran, Fakutlas Farmasi, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.
"Pada prinsipnya kami siap iktu berpartisipasi terutama kalau itu menyangkut ketersediaan nakes, maka kita punya resources itu," jelasnya.
Menurut Muchlas, saat ini telah tersedia sedikitnya 26 dokter dan sejumlah nakes yang siap dimobilisasi untuk penanganan Covid-19.
"Kalau pemerintah atau masyarakat ingin ada bantuan tersebut, tentu ini salah satu bentuk kepedulian kita terhadap persoalan kemanusiaan," ucapnya. (tro)