Kapasitas RS Lapangan Covid-19 di Bantul Ditambah 33 Bed, Menteri PUPR: Target 10 Hari Selesai
Kapasitas tempat tidur (bed) Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) di Bambanglipuro, Kabupaten Bantul akan ditambah sebanyak 33 bed. Dari sebel
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kapasitas tempat tidur (bed) Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) di Bambanglipuro, Kabupaten Bantul akan ditambah sebanyak 33 bed.
Dari sebelumnya 50 bed nantinya akan menjadi 83 bed. Penambahan tempat tidur menggunakan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Nantinya bakal dilengkapi dengan instalasi hight care unit (HCU) sebagai fasilitas rawat inap bagi pasien yang membutuhkan perawatan, pengawasan, dan pengobatan ketat.
Baca juga: AC MILAN: Milanisti Beruntung Rossoneri Punya Kessie, Beda dengan Donnarumma dan Calhanoglu
Menteri PUPR Indonesia, M. Basoeki Hadimoeljono menyampaikan, penambahan kapasitas tempat tidur di RS Lapangan Khusus Covid-19 di Bambanglipuro bakal dikerjakan dengan cepat.
Pengerjaannya minimal dua sesi sebab harus berpacu dengan waktu.
"Mudah-mudahan seminggu, sepuluh hari ready, karena harus cepet," kata dia, saat meninjau RSLKC di Bambanglipuro, Selasa (27/7/2021).
Penambahan kapasitas tempat tidur bagi pasien covid-19 ini bukan hanya dilakukan di RS Lapangan Bambanglipuro, namun dilakukan juga untuk RS panembahan Senopati, RS PKU Muhammadiyah dan RS Hardjolukito serta selter-selter untuk menampung pasien isolasi.
Langkah ini dinilai penting. Sebab, kata Basoeki, di Daerah Istimewa Yogyakarta ada 26 ribu warga yang sedang isolasi mandiri. Semua pasien isoman itu akan coba dimonitor dengan menyiapkan Rumah Sakit dan Selter.
"Ini sesuai permintaan Gubernur (Sri Sultan Hamengku Buwono X) saat evaluasi," ujar Basoeki.
Lanjutnya, Ia mengatakan penyiapan kapasitas RS darurat khusus Covid-19 ini dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan dilakukan di sejumlah tempat.
Antara lain di Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya dan DI Yogyakarta yang saat evaluasi minggu lalu masih merah atau kasus penularan tinggi.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan penambahan kapasitas tempat tidur di RSLKC Bambanglipuro, apalagi bakal dilengkapi dengan HCU sungguh sangat membantu.
Sebab, manakala ada pasien bergejala sedang, kemudian menjadi berat maka tidak perlu dibawa ke RS rujukan.
Baca juga: PKL Siap Buka, Mulai Besok Malioboro Sudah Dapat Dikunjungi
"Bisa ditangani disini (RS lapangan) karena nanti sudah tersedia HCU," kata dia.
Anggaran yang digunakan untuk menambah fasilitas dan merehab gedung RSLKC Bambanglipuro, kata Halim sepenuhnya dari Pemerintah pusat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/menteri-pupr-indonesia-m-basoeki-hadimoeljono-di-bantul.jpg)