Kabupaten Kulon Progo

Rusunawa Giripeni Dijadikan Tempat Isoter bagi Pasien Covid-19 di Kulon Progo 

Rusunawa Giripeni diperuntukkan bagi pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Rusunawa Giripeni yang akan dijadikan tempat isoter bagi pasien Covid-19 di Kulon Progo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Rusunawa Giripeni akan dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) bagi pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Kulon Progo. 

Mengingat banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal ketika sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Sebab hingga Sabtu (24/7/2021) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo mencatat pasien yang sedang isoman sebanyak 4.170 orang. 

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan Rusunawa Giripeni diperuntukkan bagi pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang. 

Baca juga: PPKM Level 3, Gugus Tugas Covid-19 Kulon Progo Bakal Evaluasi Mobilitas Masyarakat

Nantinya warga yang terpapar virus corona akan didata oleh puskesmas masing-masing.

Mereka akan dipilih mana yang masuk kriteria untuk menjalani isoter di Rusunawa Giripeni. 

"Jadi mereka akan didata oleh petugas puskesmas masing-masing dan dinilai apakah pasien diperbolehkan tetap menjalani isoman di rumah atau harus ke isoter yang disediakan oleh pemerintah," kata Sutedjo usai peninjauan di Rusunawa Giripeni, Minggu (25/7/2021). 

Lebih lanjut ia menyebut Rusunawa Giripeni secara fasilitas cukup memadai bila digunakan sebagai tempat isoter tingkat kabupaten. 

Dikarenakan rusunawa tersebut terdiri dari lima lantai dengan kapasitas 98 kamar. Dimana setiap kamar berisi dua bed. 

Baca juga: Dinkes Kulon Progo Jemput Bola Gelar Vaksinasi Covid 19 dari Desa ke Desa

Namun dari 98 kamar tersebut, hanya 96 kamar yang akan digunakan sebagai isoter bagi masyarakat karena dua kamar yang berada di lantai satu diperuntukkan sebagai tempat transit tenaga kesehatan (nakes) maupun relawan yang berjaga. 

Selain Rusunawa Giripeni, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga menyediakan tempat isolasi bagi nakes yang terpapar Covid-19 di Rumah Singgah Teratai yang berada di area RSUD Wates. 

Serta 246 shelter di 12 kapanewon dengan daya tampung 1.278 tempat tidur. 

Sementara terkait dengan logistik bagi warga yang isoter di Rusunawa Giripeni telah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kulon Progo. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved