Breaking News:

Update Covid-19 DIY Selasa 20 Juli 2021: Tambah 1.872 Kasus Baru, Angka Kematian Melonjak 70 Kasus

Dengan demikian, hingga saat ini total kasus terkonfirmasi Covid-19 di wilayah DIY menjadi  95.948 kasus.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
who.int
Berita Update Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertambah sebanyak 1.872 kasus, Selasa (20/7/2021) hari ini.

Dengan demikian, hingga saat ini total kasus terkonfirmasi Covid-19 di wilayah DIY menjadi  95.948 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan kasus diperoleh dari upaya periksa mandiri sebanyak 154 kasus, tracing kontak kasus positif 1.682 kasus dan skrining karyawan kesehatan dua kasus.

"Untuk 34 kasus belum ada informasi," paparnya.

Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah :

  • Kota Yogyakarta : 436 kasus,
  • Bantul : 561 kasus,
  • Kulon Progo : 244 kasus,
  • Gunungkidul : 251 kasus, dan
  • Sleman : 380 kasus.

Berty kemudian melaporkan penambahan kasus sembuh yakni sebanyak 1.150 kasus, sehingga total sembuh menjadi 64.913 kasus.

Sebaran kasus sembuh menurut domisili yakni:

  • Kota Yogyakarta : 244 kasus,
  • Bantul : 264 kasus,
  • Kulon Progo : 104 kasus,
  • Gunungkidul : 227 kasus, dan
  • Sleman : 311 kasus.

Untuk pasien meninggal, jumlahnya mengalami lonjakan.

Berty melaporkan penambahan kasus meninggal hari ini sebanyak 70 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi  2.508 kasus.

Rincian distribusi kasus meninggal adalah di Kota Yogyakarta sebanyak 31 kasus, Bantul sembilan kasus, Kulon Progo dua kasus, Gunungkidul 13 kasus, dan Sleman 15 kasus.

Untuk kondisi keterisian di RS rujukan Covid-19 di DIY saat ini masih tergolong penuh. 

Tingkat keterisian untuk bed non critical masih menyentuh angka 90,21 persen sedangkan ruang ICU atau critical sebesar 88,80 persen.

"Bed critical tersedia 304 bed dan terpakai 273 bed. Untuk non critical tersedia 1.462 dan terpakai 1.319 bed," rincinya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved